Penggunaan Virtual Reality Pada Industri Dalam Penerapan Revolusi Industri 4.0 di Sumatera Selatan
Dengan menggunakan Theasys peserta kegiatan pengabdian kali ini diharapkan dapat membuat virtual reality dengan mudah.
TRIBUNSUMSEL.COM - Revolusi Industri 4.0 merupakan istilah tingkatan perkembangan dunia Industri di dunia.
Revolusi Industri 4.0 mengarah kearah dunia digital.
Kebutuhan dunia digital saat ini sangat dirasakan para pelaku industri, sehingga menuntut perusahaan pelaku industri harus merevolusi ke dunia digital.
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya menciptakan beberapa artikel ilmiah dan hak cipta dibidang Virtual Reality.
“Dari pengalaman tersebut, tim Pengabdian Kepada Masyarakat ini mencoba untuk mengenalkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan kepada pelaku industri di Sumatera Selatan,” ujar PacuPutra BCS MCS.
Pacu mengatakan adapun hasil penelitian yang didemonstrasikan antara lain, penggunaan Augmented Reality pada pemasaran perumahan, Penggunaan Augmented Reality sebagai media pembelajaran, penggunaan virtual reality dalam wisata museum, dan lain-lain.
“Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya memberikan demonstrasi pembuatan Virtual Tour dengan tools Bernama Theasys,” kata Pacu.
Dengan menggunakan Theasys peserta kegiatan pengabdian kali ini diharapkan dapat membuat virtual reality dengan mudah.
“Sehingga hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan pada lingkungan peserta masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan bagian dari skema pengabdian produktif dengan penerapan IPTEK yang telah dilakukan oleh peneliti di Universitas Sriwijaya kepada masyarakat.
Adapun yang menjadi target pada pengabdian masyarakat kali ini merupakan para pelaku industri di Sumatera Selatan, hal tersebut difokuskan untuk menghadapi revolusi industry 4.0.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/virtual-reality-pada-industri-232323232.jpg)