Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Pemutihan di Sumsel Mulai Tanggal 1 Oktober, Samsat Lubuklinggau Siapkan Tiga Loket

Samsat Lubuklinggau menyampaikan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor akan berlaku mulai tanggal 1 Oktober sampai 30 Desember 2021 mendatang

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Tata Usaha Bapenda Provinsi Sumsel Lubuklinggau, Heriyanto menyampaikan tentang pemutihan kendaraan yang berlaku mulai 1 Oktober 2021 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Imbas pandemi Covid-19 Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kembali memberikan keringanan bagi wajib pajak kendaraan bermotor.

Kepala UPTB Bapenda Provinsi Sumsel, Lubuklinggau, Addi Ramdoni melalui Kepala Tata Usaha, Heriyanto mengatakan kebijakan keringanan ini merupakan kebijakan Gubernur Sumsel untuk melaksanakan pemutihan kendaraan bermotor.

"Alhamdulillah Gubernur Sumsel telah memberikan keringan pajak kepada masyarakat mulai tanggal 1 Oktober sampai 30 Desember 2021 mendatang," katanya pada Tribunsumsel.com, Rabu (29/9/2021).

Hanya saja untuk masalah teknisnya ia belum mengetahui seperti apa, namun UPTB Samsat Lubuklinggau dalam waktu dekat akan membuat surat edaran kepada camat sekota Lubuklinggau terkait program pemutihan ini.

"Masalah juknisnya kami menunggu informasi lebih lanjut dari Bapenda Provinsi Sumsel, namun informasi ini akan segera kita tindak lanjuti dengan membuat surat edaran," ungkapnya.

Lanjutnya, untuk antisipasi lonjakan masyarakat membayar pajak pihaknya telah menyiapkan tiga tempat loket pembayaran yakni di kantor UPTB Samsat, Samsat Drive-thru dan Samsat Corner di Lippo Plaza Lubuklinggau.

"Kemudian dalam waktu dekat rumah dinas UPTB kepala Samsat akan dijadikan loket tambahan," ujarnya.

Ia pun menyampaikan untuk jumlah kendaraan roda dua dan roda empat di Kota Lubuklinggau sampai periode bulan September sebanyak 5.159 kendaraan dari total ribuan kendaraan.

"Harapannya pengguna kendaraan yang menunggak ini dapat memanfaatkan momentum adanya keringanan pembayaran pajak ini, sebab pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan ke daerah untuk pembangunan," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan capaian target di bulan Agustus tahun 2020 lalu untuk PKB sebesar 71,36 persen dengan total mencapai Rp 36 Miliar dari target Rp 30 Miliar.

Lalu  untuk BBNKB yang terealisasi 46 persen dengan total mencapai Rp. 12 Miliar lebih dari target Rp. 26 Miliar.

Baca juga: Akibat Hujan Deras Tiga Hari Terakhir, Jalan Penghubung di Lubuklinggau Amblas

Sedangkan realisasi 2021 pada periode yang sama untuk PKB terealisasi 68 persen diangka Rp. 20 Miliar dari target Rp 30 Miliar, lalu BBNKB terealisasi 62 persen  diangka Rp 16 Miliar dari target Rp 28 Miliar.

"Totalnya tahun ini untuk pajak mengalami kenaikan sebesar 1,8 persen dalam periode Agustus ini," tambahnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved