Breaking News:

Berita MUBA

Buat Laporan Polisi Dirampok, Oknum Pj Kades di MUBA Pakai Dana BLT untuk Bayar Hutang

Emildo (46), Pj Kepala Desa Talang Buluh, Batanghari Leko, Muba ternyata membuat laporan palsu telah dirampok saat membawa uang BLT Rp 37 Juta

SRIPOKU/FAJERI RAMADHONI
Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy SH, SIK, MSi, ketika menggelar ungkap kasus laporan palsu oknum Pj Kepala Desa Talang Buluh 

"Tersangka akan dijerat  pasal 242 ayat 1 KUHPidana tentang laporan palsu dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tegasnya.

Sementara itu, tersangka Emildo mengaku khilaf karena sudah berdusta atas perampokan tersebut.

Dirinya bingung harus mengganti uang dana pelatihan sebelumnya yang sempat ia pakai.

"Ide untuk merekayasa perampokan ini muncul begitu saja, jadi tidak saya rencanakan sebelumnya. Sementara untuk meminjam uang saya tidak bisa, karena SK sudah tergadai juga," ungkapnya.

Dirinya pun bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menerima hukuman yang sudah ditetapkan.

"Saya memohon maaf, kepada pak Bupati, Camat, dan seluruh warga Muba," ujarnya singkat.

Baca juga: HUT MUBA, Dodi Ucapkan Terima Kasih Bantuan Gubernur Herman Deru

Sebagaimana diketahui, Emildo mengaku dirampok orang tak dikenal saat di perjalanan pada Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 08.30 WIB saat tengah membawa uang yang merupakan BLT.

Perampokan sendiri terjadi di jalan antar desa Bukit Pangkuasan menuju Desa Talang Buluh kecamatan Batanghari Leko. Akibat kejadian tersebut PJ. Kepala Desa mengalami kerugian uang sebesar lebih kurang Rp37 juta. (SP/FAJERI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved