Breaking News:

Berita MUBA

Buat Laporan Polisi Dirampok, Oknum Pj Kades di MUBA Pakai Dana BLT untuk Bayar Hutang

Emildo (46), Pj Kepala Desa Talang Buluh, Batanghari Leko, Muba ternyata membuat laporan palsu telah dirampok saat membawa uang BLT Rp 37 Juta

SRIPOKU/FAJERI RAMADHONI
Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy SH, SIK, MSi, ketika menggelar ungkap kasus laporan palsu oknum Pj Kepala Desa Talang Buluh 

TRIBUNSUMSEL,SEKAYU-Drama perampokan yang menimpa Emildo (46), Pj Kepala Desa Talang Buluh, kecamatan Batanghari Leko, Muba beberapa waktu lalu berakhir sudah.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, diketahui Emildo berbohong atas aksi perampokan yang menimpa dirinya.

Hal ini diketahui setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan beberapa saksi termasuk tersangka Emildo.

Ternyata tersangka mengakui bahwa telah melakukan rekayasa kejadian yang dialaminya dan hal tersebut merupakan laporan palsu.

Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy SH, SIK, MSi, didampingi Kapolsek BHL IPTU Rusli mengatakan, dari pengakuan Emildo, saat itu ada dua orang asing yang menghentikan sepeda motornya kemudian menodongkan senjata api rakitan jenis pistol ke arah dada dan kepala tersangka Emildo.

"Kemudian tersangka langsung membuka tas selempang yang dipakainya dan uang tunai sebanyak Rp38.700.000 dibawa kedua orang tersebut dan langsung melarikan diri," ujar Alamsyah, Rabu (29/9/21).

Tersangka menyatakan jika uang yang dirampas oleh dua orang tersebut merupakan uang Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Setelah itu tersangka membuat laporan polisi di Polsek Batanghari Leko pada tanggal 23 September dengan nomor Red Pol Nopol:8/25/IX/2021/SPKT. Unit Reskrim/Sek BHL/Res Muba/Polda Sumsel

"Tersangka mengakui bahwa dirinya membuat laporan palsu karena terdesak kebutuhan sehari-hari dan untuk menutupi dana pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa yang telah dihabiskan oleh tersangka untuk berfoya-foya. Kemudian uang yang tersisa masih ada Rp38.055000," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu laporan polisi BA introgasi dan satu unit sepeda motor merk Kawasaki KLX 150 warna hijau tanpa plat, 1 unit Hp merk Samsung J2, 1 buah tas kulit jenis selempang warna hitam dan uang sebesar Rp38.055.000.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved