Berita Nasional
Sosok Viani Limardi Anggota DPRD DKI Jakarta yang Dikabarkan Dipecat PSI, Diduga Langgar 3 Pasal
Profil dan biodata Viani Limardi yang dipecat PSI gegara langgar 3 pasal. Salah satunya berkaitan dengan ganjil genap yang sempat buat heboh
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Sosok Viani Limardi, Anggota DPRD DKI Jakarta yang dikabarkan dipecat DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Viani Limardi diduga melanggar 3 pasal sehingga DPP PSI memutuskan untuk memecat dari PSI.
Kabar Viani Limardi dipecat dengan beredarnya surat pemecatan.
Viani Limardi dipecat diduga karena sejumlah pelanggaran.
Salah satunya adalah pelanggaran menggelembungkan laporan dana reses.
Surat pemecatan Viani Limardi itu ditandatangani Ketua Umum PSI Grace Natalie Louisa dan Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni, pada 25 September 2021.
Saat dikonfirmasi kebenaran surat tersebut, Direktur Eksekutif DPP PSI Andy Budiman, tidak mengiyakan, tetapi juga tidak membantah.
“Kami sedang menyusun keterangannya, sebentar lagi kami sampaikan,” kata Andy Budiman, Senin (27/9/2021).
Dalam surat pemecatan yang beredar, PSI bukan hanya memecat Viani dari keanggotaan di DPRD DKI Jakarta, PSI juga memberhentikan selamanya sebagai kader.
Baca juga: Ingat Viani Limardi Anggota DPRD DKI yang Marah Terjaring Ganjil Genap, Kini Dikabarkan Dipecat PSI
Dalam surat disebutkan, Viani telah melanggar tiga pasal dalam Aturan Perilaku Anggota Legislatif PSI.
Viani dinyatakan melanggar pasal 4 angka 3 Aturan Perilaku Anggota PSI karena tidak mematuhi Instruksi DPP PSI pasca pelanggaran peraturan sistem ganjil genap sekitar Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada 12 Agustus 2021.
Seperti diketahui nama Viani sempat viral karena terekam berdebat dengan anggota kepolisian setelah menolak ditindak terkait peraturan ganjil-genap.
Viani juga disebut melanggar instruksi DPP PSI terkait keikutesertaan sekolah kader dan kelas bimbingan teknis PSI pada 16 Juli 2021.
Di poin, lain DPP PSI menyatakan Viani tidak mematuhi instruksi pemotongan gaji untuk membantu penanganan Covid 19. PSI menganggap Viani melanggar pasal 11 angka 7 Aturan Aggota Legislatif PSI 2020.
Terakhir Viani dinyatakan telah menggelembungkan laporan anggaran reses.
“(Melanggar) Pasal 5 angka 3 Aturan Perilaku Anggota Legislatif PSI, karena adanya penggelembungan pelaporan penggunaan dana ABPD untuk kegiatan reses dan atau sosialisasi peraturan daerah yang tidak sesuai dengan riilnya yang telah dilakukan secara rutin atau setidak-tidaknya pada reses tanggal 2 Maret 2021,pada Jalan Papanggo 1 RT 01/RW02 Keluarahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok” demikian tertulis dalam surat.
Profil Viani Limardi
Dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Viani Limardi adalah Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI dari Komisi D.
Ia lahir di Surabaya pada 25 November 1985.
Kini ia tinggal di Jakarta
Pengalaman organisasinya adalah Teman Jokowi sebagai Wakil Ketua DPD Jabodetabek dan FOBI sebagai Ketua Bidang Hukum.
Sempat Heboh
Viani Limardi sempat hebohkan publik karena tak terima terjaring ganjil genap.
Saat itu mobil Viani melintas diberhentikan oleh petugas kepolisian karena kendaraannya berpelat ganjil di Jalan Gatot Subroto dari arah Ragunan.
Dikutip dari Tribunnews, polisi yang bertugas menjelaskan kepada Viani bahwa dirinya melanggar aturan ganjil genap dan diminta untuk putar balik.
Diskusi alot pun sempat terjadi lantaran Viani masih tetap ngotot ingin melintas di Jalan Gatot Subroto.
Polisi pun tak bergeming dan akhirnya mengarahkan politisi muda ini ke arah Jalan Rasuna Said, Kuningan.
Ngaku yang Buat Aturan
Dikutip dari Kompas.com, dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Viani tidak terima ketika dilarang melintas di Gatot Subroto, salah satu jalan yang diterapkan ganjil genap.
"Nanti saya akan protes, saya yang bikin aturannya," kata Viani dalam rekaman suara, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Siapa Viani Limardi, Anggota DPRD DKI Jakarta Adu Mulut dengan Polisi karena Terjaring Ganjil Genap
"Silakan (diprotes)," jawab polisi.
Saat diwawancara, Viani kemudian menyebut dirinya Anggota DPRD DKI Jakarta dari Komisi D.
"Saya dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Komisi D Viani Limardi," kata dia.
Viani merasa keberatan karena peraturan ganjil-genap tidak jelas dan berganti-ganti.
Pelat nomor mobil yang dipakai Viani merupakan pelat nomor ganjil dengan belakang RFT.
"Biasanya pelat nomor saya kalau kita tugas boleh (lewat). Sekarang saya tugas jam 9 vaksin di Penjaringan terus kita nggak bisa lewat seperti ini kenapa?" kata Viani.
Viani kemudian mengungkit aturan penutupan jalan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung.
"Apa maksud dan tujuannya? Enggak ada gunanya juga, sama orang dibuka juga cone-nya," kata Viani.
Dia membantah tidak menerima aturan ganjil-genap.
Baca juga: Saya yang Bikin Aturan, Heboh Anggota DPRD DKI Jakarta Marah Kena Ganjil Genap, PSI Minta Maaf
Namun dia menyebut aturan ganjil-genap yang diterapkan tidak jelas.
"Bukan nggak terima, ini nggak jelas aturannya, saya akan perjelas nanti," kata Viani.
Setelah peristiwa tersebut, Viani sempat mengunggah video di story Instagramnya.
"Aduh, emang udah gila otak gua, ya kan. Gw yang bikin aturan, gw juga yang ngga tau, gw juga yang bingung, terus gw juga yang protes sendiri. Masuk akal ngga tuh?" kata dia ketika di dalam mobil.
Disayangkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta
Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar pun meminta maaf atas kelakuan arogan kadernya itu.
Ia pun turut mengapresiasi aparat di lapangan yang sudah mengawasi dan menegakkan aturan protokol kesehatan di lapangan.
"Petugas di lapangan sudah bekerja keras menegakkan aturan yang ditetapkan pemerintah. Kami berterima kasih kepada kerja para petugas di lapangan," ucapnya, Kamis (12/8/2021).
Dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com, Michael juga meminta Viani untuk menyampaikan pendapatnya di dalam forum pengambilan kebijakan.
Sebab sebagai wakil rakyat, Michael menilai, kadernya itu seharusnya bisa menjaga nilai-nilai dan etika publik.
"Ada nilai-nilai dan etika publik yang harus kita jaga. Menjadi pejabat negara bukan otomatis lepas dari kesalahan," ujarnya.
Baca berita lainnya di Google News
Sebagian Sumber : Kompas.TV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/anggota-dprd-dki-jakarta-fraksi-psi-viani-limardi.jpg)