Breaking News:

Berita Palembang

Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Diberikan Edukasi Tentang Tanaman Porang

Kegiatan Fasilitasi Kewirausahaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Provinsi Sumsel di Amaris Hotel, Selasa (28/9/2021).

Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Diberikan Edukasi Tentang Tanaman Porang - kewirausahaan-kelompok-usaha-perhutanan-sosial-kups.jpg
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Kegiatan Fasilitasi Kewirausahaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Provinsi Sumsel di Amaris Hotel, Selasa (28/9/2021).
Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Diberikan Edukasi Tentang Tanaman Porang - fasilitasi-kewirausahaan-kelompok-usaha-perhutanan-sosial-kups-provinsi-sumsel.jpg
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian memaparkan materi tentang porang di acara Fasilitasi Kewirausahaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Provinsi Sumsel di Amaris Hotel, Selasa (28/9/2021).

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ada 190 ribu hektare perhutanan sosial dengan kepala keluarga (KK) sebanyak 30 ribu, yang tersebar di Sumsel.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Taufik mengatakan, ada namanya kelompok tani hutan istilahnya kelompok usaha perhutanan sosial.

"Hari ini kita bertemu dari berbagai daerah yang ada di Sumsel," kata Taufik diacara Fasilitasi Kewirausahaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Provinsi Sumsel di Amaris Hotel, Selasa (28/9/2021).

Menurut Taufik, KUPS ini ketemu langsung dengan pelaku di lapangan dengan entrepreneur dan pengusaha jadi ada kolaborasi.

Kebetulan hari ini yang dibahas tentang porang.

"Jadi tanaman porang ini bisa jadi tanaman sela di perhutanan sosial. Harapanya bisa jadi produk unggulan, yang muaranya untuk ekonomi masyarakat," katanya.

Sementara itu Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian sebagai narasumber yang memaparkan tentang peluang dan potensi tanaman porang mengatakan, jika ingin kaya tanam porang.

"Kita asumsikan, untuk luasan 1 hektare bisa ditanam sebanyak 20.000 bibit, sehingga bisa menghasilkan 20  ton per hektare. Jika  dikalikan dengan harga Rp 4000 per kg kurang lebih bisa menghasilkan Rp 80 juta per hektare," kata Rudi.

Rudi pun menjelaskan, cara menanam porang, porang sangat baik ditanam ketika musim hujan,  yaitu sekitar bulan November – Desember.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved