Warga Muratara Diimbau Waspada Angin Puting Beliung, BPBD: Sulit Diprediksi

Warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diimbau waspada terhadap potensi angin puting beliung.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
Tribunsumsel.com
Ilustrasi kerusakan akibat angi puting beliung. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diimbau waspada terhadap potensi angin puting beliung.

Terutama di masa peralihan musim saat ini dari musim kemarau ke penghujan. 

Apalagi akhir-akhir ini hujan disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari di beberapa wilayah Muratara. 

Plt Kepala BPBD Muratara, Rohma Juwita melalui Kasi Rekonstruksi, Achmad Mukhtar mengatakan bencana angin puting beliung sulit diprediksi.

"Angin puting beliung ini sangat sulit diprediksi terjadi di mana, bencana ini bisa terjadi kapan saja," kata Mukhtar, Senin (27/9/2021).

Dia mengungkapkan wilayah yang pernah terjadi angin puting beliung yakni Kecamatan Nibung, Rawas Ulu, Rupit, Rawas Ilir dan Karang Jaya.

Untuk mengantisipasi agar tidak menimbulkan bencana yang lebih fatal, Mukhtar mengimbau warga yang memiliki tanaman besar di dekat rumah agar dipangkas.

BPBD Muratara juga sudah menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) di seluruh wilayah yang rawan terjadi bencana alam. 

"Selama ini memang angin puting beliung yang pernah terjadi belum pernah menyebabkan korban jiwa, tapi rumah hancur banyak," katanya.

Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni meminta pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan di wilayah rawan bencana alam agar rutin turun ke lapangan. 

Dengan begitu, setiap kejadian bisa terpantau dengan cepat sehingga bisa ditindaklanjuti sesegera mungkin. 

"Camat dan kepala desa atau lurah harus koordinasi, turun, supaya kalau ada bencana cepat diketahui, maka cepat juga ditanggulangi," katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved