Breaking News:

Berita OKI

5 Pemuda di Tulung Selapan OKI Curi Puluhan Karung Berisi Pupuk, Diringkus Tim Macan Komering

Lima terduga pelaku pencurian pupuk milik PT. Sebangun Bumi Andalas (SBA) di Desa Kuala Dua Belas, Tulung Selapan, OKI.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim) tepatnya di depan stadion segitiga emas Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Senin (27/9/2021) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Sebanyak 5 terduga pelaku pencurian pupuk milik PT. Sebangun Bumi Andalas (SBA) di Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil diamankan Tim Macan komering Polsek setempat.

Pelaku terdiri dari Firmanzah (30), Supriyadi (29), Emon (19), Andreano (19) dan Guntur (20) yang bekerja menjadi buruh diperkebunan.

Diterangkan Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kasi Humas Iptu Ganda Manik bahwa kejadian, Sabtu (25/9/2021) sekitar jam 23.30 WIB.

Awalnya pelaku Emon, Andreano dan Guntur mengambil 70 karung pupuk di areal milik perusahaan dan diketahui oleh Security distrik Tanjung Jati.

Dari adanya laporan tersebut, keesokan harinya Kapolsek memerintahkan Tim Macan Komering berangkat menuju lokasi dengan menggunakan perahu ketek.

"Sekitar jam 05.00 WIB, saat anggota masih dalam perjalanan melintaslah perahu ketek yang dikemudikan Firmanzah bersama Supriyadi dan saat diperiksa ditemukan 48 karung pupuk yang diakui mereka milik PT. SBA," katanya.

"Tidak lama kemudian menyusul ketek yang ditumpangi oleh Emon, Andreano dan Guntur dan anggota kembali memeriksa. Benar saja didalam perahu ditemukan 25 karung berisi pupuk," ujar Ganda saat dikonfirmasi, Senin (27/9/2021).

Selanjutnya terhadap 5 terduga pelaku dilakukan diintrogerasi, dan mengaku pupuk tersebut milik perusahaan yang diambil dengan cara mengangkut pupuk-pupuk yang berada di area kebun.

Ditegaskannya bahwa 5 terduga pelaku berikut barang bukti berupa 73 karung pupuk telah diamankan ke Mapolsek Tulung Selapan guna pengembangan.

"Sesuai lampiran pihak perusahaan, akibat petistiwa tersebut telah kehilangan lebih kurang 143 karung pupuk jenis NPK, dimana setiap karung berisi 50 kilogram," tandas Kasi Humas.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved