Breaking News:

Darurat Covid 19

Penjelasan Kemenkes Tentang Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia

Penjelasan Kemenkes Tentang Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia, harus waspada

Editor: Slamet Teguh
Freepik
Ilustrasi Covid-19 : Kemenkes Bicara Tentang Gelombang Ketiga Covid-19 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Sejumlah upaya terus dilakukan pemerintah untuk menekan hal ini.

Belum selesai, masyarakat sudah warus waspada tentang gelombang ketiga Covid-19.

Untuk itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam perasaan gembira yang berlebihan karena penurunan angka kasus Covid-19. 

Adapun jumlah kasus harian Positif Covid-19 telah melandai daripada satu bulan yang lalu.

Menurut data Kemenkes per hari Rabu (22/9/2021), jumlah kasus baru ada 2.720 kasus dengan rincian paling banyak di provinsi Jawa Timur dengan 295 kasus.

Tempat kedua disusul oleh DKI Jakarta dengan 227 kasus dan posisi ketiga ada Jawa Barat dengan 211 kasus. 

Hal ini terlihat kontras dengan jumlah kasus baru di bulan lalu. Pada Minggu (22/8/2021) lalu, jumlah kasus baru menyentuh angka 12.408 kasus. 

"Jangan euforia, tetep waspada. Jalankan protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak," tegas Budi saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Tanah Abang pada Kamis (23/9/2021), siang. 

Lebih lanjut, kata Budi, potensi gelombang ketiga Pandemi Covid-19 di Indonesia bisa dicegah dengan memasifkan vaksinasi, jaga protokol kesehatan dan pelacakan kontak erat yang masif. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved