Breaking News:

Tips dan Trik Mobil

Jawaban Kenapa Harus Lakukan Balancing Ban Usai Beli Mobil Bekas, Salah Satunya Hindari Kecelakaan

Balancing ban sangat perlu dilakukan ketika Anda usai membeli mobil bekas. Hal ini jangan disepelekan bagi pemilik kendaraan.

Editor: Siemen Martin
ist
Salah satu pengecekan setelah beli mobil bekas adalah dengan melakukan balancing ban. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Balancing ban sangat perlu dilakukan ketika Anda usai membeli mobil bekas.

Hal ini jangan disepelekan bagi pemilik kendaraan.

Tips beli mobil bekas, ini efek yang bisa dirasakan jika ternyata belum atau jarang balancing ban.

Salah satu pengecekan setelah beli mobil bekas adalah dengan melakukan balancing ban.

Tentu balancing ban bisa menjaga kenyamanan berkendara dari mobil bekas yang baru dibeli.

Sebab jika ban belum di-balancing, setir terasa bergetar dalam kecepatan tertentu.

"Distribusi bobot saat roda berputar ada yang berlebih di satu titik," terang Amiaw, owner bengkel spesialis Amiaw Motor Sport (AMS) di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

 

"Jadi putaran roda tidak center dari poros tengah, menghasilkan getaran," sambungnya.

Efek lain yang bisa dirasakan adalah pengendalian mobil cenderung berkurang.

Terutama di permukaan jalan yang agak licin dalam kecepatan tinggi.

"Getaran tadi membuat area kontak tapak ban ke permukaan jalan jadi tidak maksimal," jelas Amiaw.

"Tentu ada potensi bahaya mobil bisa kehilangan kendali," tegasnya.

 

Yang terakhir, jarang balancing ban membuat keausan tapak ban tidak bisa merata.

"Karena bobot putaran roda tidak center, titik yang terkena beban lebih berat jadi lebih cepat habis," sebut Amiaw.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved