Breaking News:

Kebakaran di Bayung Lencir

BREAKING NEWS- Kebakaran Ruko di Bayung Lencir Muba Minggu Pagi, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kebakaran ruko terjadi di Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir habis ludes terbakar, Minggu (26/9/21). Tiga orang dikabarkan tewas

SRIPOKU/FAJERI
Petugas kebakaran ketika berjibaku memadamkan api ruko di RT 11 RW 01 Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir habis ludes terbakar, Minggu (26/9/21) pagi 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU --Amukan si jago merah kembali memakan korban.

Sebuah ruko yang digunakan sebagai usaha bengkel sekaligus gedung walet diketahui milik Joni di RT 11 RW 01 Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir habis ludes terbakar, Minggu (26/9/21).

Kebakaran sendiri diketahui terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Isi ruko yang banyak berbahan baku karet dan plastik serta sulitnya menerobos masuk ke dalam ruko, menyebabkan proses pemadaman api cukup lama.

Akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan pada pukul 12.45 WIB oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Muba dibantu Manggala Agni dan warga.

Namun sayangnya, kebakaran tersebut mengakibatkan 3 orang penghuni ruko meninggal dunia.

Ketiga korban yakni Dewi Susanti alias Sioe Nio, mertua dari Joni, serta 2 anak Joni yaitu Velina Oselyn dan Albert Juniug.

Kondisi Velina Oselyn dan Dewi Susanti ditemukan di dalam kamar, dan Albert Juniug ditemukan di dalam kamar mandi dalam keadaan luka bakar hebat. 

"Saat ditemukan ketiga korban dalam kondisi terbakar," kata salah satu petugas damkar, Fairusdi.

Warga sekitar lainnya, Arif mengatakan bahwa pukul 04.00 WIB api sudah besar diperkirakan api sudah ada dari pukul 03.00 WIB. 

"Api kami lihat pertama kali ada di bagian depan, saat itu sulit sekali menyelamatkan penghuninya karena sulit didekati," ungkapnya.

Ketiga korban pun sempat dilarikan ke RSUD Bayung Lencir, kemudian dirujuk ke Jambi.

Sayangnya nyawa ketiganya tak bisa diselamatkan.

Baca juga: Berawal Suara Ledakan, Satu Rumah di Gunung Megang Muara Enim Hangus Terbakar

Sementara itu, Lurah Bayung Lencir, Siwarudin mengatakan, Ruko tersebut dihuni satu keluarga dengan beranggotakan 6 orang.

"Kondisi ruko saat ini rusak berat dengan total kerugian sekitar Rp 1 Miliar. Untuk kebutuhan mendesak meliputi pakaian dan sembako untuk para korban," tutupnya (SP/FAJERI)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved