Breaking News:

Berita Palembang

Pria yang Viral Maki-maki Tetangga di Depan Rumah Ditangkap Polisi, Ini Motifnya

M Abdullah (49) pria yang memaki-maki tetangga ditangkap Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Jhoni Palapa, Sabtu (25/9/2021).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
M Abdullah (49) pria yang marah-marah sambil membawa sajam sudah diamankan Polrestabes Palembang, Sabtu (259/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Belum lama ini viral di media sosial seorang pria paruh baya marah-marah di depan sebuah rumah sambil mengacungkan senjata tajam ke arah rumah tersebut.

Bukan hanya sekali, pria tersebut mondar-mandir di depan rumah sambil marah-marah.

Pria itu adalah, M Abdullah (49) warga Jalan Sukakarya I Kecamatan Sako, Palembang. Karena perbuatannya yang meresahkan, kini Abdullah ditahan oleh polisi.

Tersangka sehari-hari bekerja sebagai sopir ditangkap Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Jhoni Palapa di sekitar rumahnya setelah korban, Junaidi (59) melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang.

Awal kejadian, tersangka mendatangi rumah korban pada Senin 9 September 2021 sekitar pukul 10.00 WIB di rumah pelapor alias korban.

Kemudian, tersangka membuka pagar rumah korban sambil marah² dan mengacungkan sajam dan berkata kasar kepada korban "Woi k*****g b******g, bersihke tanah di belakang rumah ini, kalo idak ini nah ngentak kau".

Setelah itu ia mengacungkan sajam kepada korban lagi namun korban menghindar, lalu tersangka meninggalkan TKP.

" Iya, Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan dan penyidikan dan didapati info bahwa tersangka ada dikampung tersebut, lalu tersangka berhasil diamankan. Kami juga amankan sajam jenis pedang sepanjang 70 cm yang dipakai tersangka, " ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: KPK Terima Berkas Sampel Dua Proyek Jalan di Ogan Ilir, Sudah Uji Coba di Laboratorium Polsri

Tri menjelaskan, motif tersangka melakukan pengancaman karena pelaku tidak senang korban membuang tanah ke kebun tersangka.

"Tersangka mengakui pengancaman terhadap korban tersebut, karena sebelumnya tersangka tidak senang dengan korban karena korban membuang tanah ke kebun tersangka, " jelasnya.

Tersangka dijerat kasus Pengancaman dengan sajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 KUHP.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved