Breaking News:

Bayi Kembar 3 Lahir di Empat Lawang

Bayi Kembar 3 Lahir di Tebing Tinggi Empat Lawang, Ibu Meninggal Melahirkan, Dirawat Ayah dan Nenek

Tiga bayi kembar tiga lahir di Tebing Tinggi Empat Lawang. Ibu bayi meninggal saat melahirkan ketiganya sebulan lalu.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Febriyan Rozali, Febriyani Rozali, dan Febriyanti Rozali bayi kembar tiga asal Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang digendong kerabatnya, Jumat (25/9/2021). 

TRIBUNSUMEL.COM, EMPAT LAWANG - Pasangan suami istri asal Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang dikaruniai bayi kembar 3.

Ketiga bayi kembar tersebut lahir sekitar 1 bulan atau 40 hari yang lalu di salah satu rumah sakit di Kota Lubuk Linggau.

Masing ketiganya diberi nama Febriyan rozali, Febriyani rozali, Febriyanti rozali.

Bayi tertua yakni Febriyan Gozali berjenis kelamin laki-laki bayi kedua dan ketiga berjenis kelamin perempuan yakni Febriyani Rozali, Febriyanti Rozali.

Ketiga bayi kembar ini dilahirkan dari pasangan Erwin Rozali (32) dan almarhum Cici Febriyanti (22).

"Ketiganya dilahirkan dengan operasi cesar umurnya sekitar satu bulan lebih atau kira-kira empat puluh hari," kata Dea Bibi dari Febriyan, Febriyani dan Febriyanti.

Dea bercerita Febriyan, Febriyani dan Febriyanti lahir secara prematur dan Cici Febriyanti meninggal dunia, saat ini kondisi ketiga bayi kembar tersebut sehat.

"Sekarang masing-masing berat badannya sudah dua kilogram," katanya.

Kini ketiga bayi kembar anak dari warga Kelurahan Tanjung Kupang, Tebing Tinggi ini tinggal bersama ayah, nenek beserta keluargan besarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang, Hj Heppy Syafriani lakukan silaturahmi dan berikan bantuan Kebutuhan sehari-hari untuk Febriyan, Febriyani dan Febriyanti serta sang nenek.

"Saya dan bapak turut berduka cita meninggalnya ibu dari Febriyan Rozali, Febriyani Rozali, Febriyanti Rozali, hari ini kita kesini lakukan Silaturahmi dan berikan bantuan kebutuhan untuk si kembar dan neneknya," katanya.

Baca juga: Begini Keindahan Ulak Surung Kampung di Tepian Sungai Kelingi, Dulu Kumuh Kini Jadi Tempat Wisata

Berita lainnya baca  langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved