Breaking News:

Berita Palembang

Pemuda 21 Tahun di Palembang 4 Kali Rudapaksa Pacar Masih Bawah Umur, Modus Ajak Ngobrol dan Makan

Pemuda berusia 21 tahun bernama Apriyadi Saputra diduga berbuat asusila terhadap kekasihnya yang masih dibawah umur inisial R (13).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Palembang saat menangkap pelaku pencabulan asusila kepada kekasihnya, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Apriyadi Saputra warga Jalan Kartowinangun, Lorong Marzuki RT 18 RW 07 Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang diduga berbuat asusila terhadap kekasihnya yang masih dibawah umur inisial R (13).

Pelaku dan korban berpacaran sejak bulan April 2021, seiring berjalannya waktu pelaku mulai mengajak korban main ke kontrakannya

Lalu pada hari Minggu 09 Mei 2021 sekitar 10:00 WIB pelaku menghubungi Korban dan menyuruh Korban untuk menemui pelaku di kontrakannya dan alasan pelaku saat itu hanya ingin mengobrol dan makan makan di rumahnya.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban kedalam kamar dan mengajak korban untuk berhubungan intim. Korban pun menolak lalu pelaku membujuk rayu korban dengan janji akan bertanggung jawab.

Semenjak saat itu pelaku sering mengajak korban main ke kontrakannya dan tindakan itu diulangi hingga empat kali.

Baca juga: Detik-detik Pengendara Motor Bonceng 3 Tewas Kecelakaan, Ambil Lajur Kanan Motor Dihantam Truk

Perbuatan ini diketahui oleh keluarga setelah korban menceritakan hal tersebut kepada keluarganya.

"Setelah keluarga korban melaporkan kejadian ini, pelaku berhasil diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Palembang, " ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, Jumat (24/9/2021).

Diketahui pelaku juga sempat terjerat kasus membawa senjata tajam dan ditangkap Polsek Sukarami.

Pelaku dijerat pasal 76D Jo 81 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang menjadi Undang-Undang yang sebelumnya diatur dalam UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Karena pelaku men******hi anak dibawah umur hukumannya bisa lebih dari 5 tahun, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved