Breaking News:

Berita OKU

Agen di Pasar Baru Baturaja OKU Heran Harga Kayu Manis Naik Rp 75 Ribu per KG

Yugus (31), Agen kayu manis di Pasar Baru Baturaja Kamis (23/9/2021) menyebutkan dari tingkat petani sudah mematok harga Rp 75.000/kg.

SRIPOKU/LENI JUWITA
Yugus (31) agen kayu manis di pasar Baru Baturaja Kabupaten OKU, Kamis (23/9/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA- Pedagang bumbu rempah di Kota Baturaja mengeluhkan tingginya harga kayu manis saat ini harga ditingkat petani sudah menyentuh angka Rp 75.000-Rp 80.000/kg.

Sebelumnya masih dikisaran Rp 50.000/kg yang dibeli dari petani kayu manis asal Danau Ranau Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Yugus (31), Agen kayu manis yang ditemui  toko bumbu rempah-rempah di Pasar Baru Baturaja  menyebutkan dari tingkat petani sudah mematok harga Rp 75.000/kg.

“Saya barusan telepon langganan saya di Ranau, harganya sudah Rp 75.000/kg,"terang agen kayu manis  di Pasar Baru Baturaja, Kamis (23/9/2021) 

Menurut ayah dua anak ini, stok kayu manis di tokonya memang masih cukup banyak untuk menyuplai pedagang bumbu dapur.

Semua pedagang bumbu dapur di Pasar Baru Baturaja sebagian besar beli kayu manis dari tokonya.

Yugus sendiri mengaku masih menyetok sekitar 5 kg kayu manis.

Biasanya jumlah ini habis dalam beberapa bulan, sebab kebutuhan kayu manis untuk pelengkap bumbu biasanya hanya sedikit dan tidak semua jenis masakan menggunakan kayu manis.

Beda halnya bila menyambut lebaran atau musim sedekah baru banyak yang mau membeli kayu manis.

Menurut agen kayu manis di Pasar Baru Baturaja ini, kayu manis lebih banyak diborong pembeli untuk obat herbal dibandingkan untuk bumbu pelengkap masakan.

Belakangan, banyak pembeli yang datang untuk membuat ramuan obat herbal.

Yugus mengaku tidak tahu persis apa penyebab melambungnya harga kayu manis di pasaran.

Baca juga: Sedang Mandi Pagi, Kakak Beradik di OKU Temukan Mayat di Sungai Ogan, Ini Identitasnya

Kayu manis yang dijual di Toko bumbu Yugus didatangkan dari Ranau Kabupaten OKU Selatan.

Sedangkan Kabupaten OKU tidak ada yang menanam kayu manis mungkin karena  cuacanya dan tanahnya yang tidak mendukung.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved