Breaking News:

Berita Lubuklinggau

WALIKOTA: Masyarakat Lubuklinggau Boleh Gelar Hajatan dan Orgenan, Kini Sudah Level-2

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan saat ini warga Lubuklinggau sudah boleh menggelar hajatan dan orgenan.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan saat ini warga Lubuklinggau sudah boleh menggelar hajatan dan orgenan.

Hal tersebut menyusul turunnya status Kota Lubuklinggau dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjadi PPKM level 2.

"Sekarang hajatan dan orgenan sudah boleh tapi tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes)," ungkap wali kota Nanan pada wartawan, Rabu (22/9/2021).

Nanan pun mengingatkan masyarakat Lubuklinggau jangan kebablasan, sebab bila kebablasan jangan salahkan aparat bertindak melakukan pembubaran dan penyitaan.

"Kalau kebablasan maka aparat akan bertindak baik dari pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkabtibmas, camat, polsek , Pol pp dan Polres bertindak melakukan pembubaran," ujarnya.

Apalagi saat ini proses pemantauan segala kegiatan di Kota Lubuklinggau sangat mudah, karena biasanya segala kegiatan akan diketahui dari laporan masyarakat melalui media sosial.

"Sekarang pemantauan cukup melalui media sosial yang ada dan juga laporan masyarakat, sanksinya pemberhentian kegiatan dan penyitaan alat-alat musik," ungkapnya.

Menurutnya, yang perlu diketahui masyarakat Covid-19 ini pakai gelombang, PPKM ini sangat membantu menurunkan kasus Covid-19 dan meminta masyarakat menelaahnya jangan hanya sehari dua hari saja.

"Tapi dilihat seminggu dua minggu, kalau tidak ada PPKM kemarin ramai orang keluar yang tidak penting, termasuk ganjil genap orang malas untuk keluar," paparnya.

Untuk itu ia meminta PPKM ini jadikan sirene pengingat bagi masyarakat, bahwa dengan adanya PPKM masyarakat bertanya bahwa kondisi sekarang sedang tidak baik.

"Masyarakat tanya Linggauni ada apa, harusnya seperti itu jadi pertanyaan bahwa corona masih ada, kalau dibuka saja tanpa adanya PPKM kemarin bebas maka akan biasa, dampaknya sudah banyak contoh," ujarnya.

Pemerintah pusat meminta walaupun  sudah melakukan PPKM 3 atau PPKM 2 bahwa covid-19  ini selalu ada agar melakukannya dengan sungguh-sungguh.

"Untuk kondisi Kota Lubuklinggau walau pun sudah menurun masyarakat jangan lengah, masyarakat tetap disiplin pakai masker, karena masyarakat selama ini telah kita berikan kelonggaran," ungkapnya (Joy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved