Breaking News:

Alex Tersangka Masjid Sriwijaya

Respon Golkar Sumsel Terkait Alex Noerdin Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Ketua harian DPD I Golkar Sumsel RA Anita Noeringhati merespon terkait Alex Noerdin yang Ditetapkan tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati menyampaikan terkait Alex Noerdin yang Ditetapkan tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Nama Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018 sekaligus mantan Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin, kembali terjerat kasus dugaan korupsi. 

Bersama Mudai Madang dan Laonma Pasindak Lumban Tobing, Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang.

DPD I Golkar Sumsel sendiri enggan mengomentari terkait masalah hukum yang menjerat tokoh senior Golkar Sumsel tersebut, dan menyerahkannya ke penasehat hukum.

"Utk (untuk) kasus hukum...silakan ke PH (Penasehat Hukum)," singkat Ketua harian DPD I Golkar Sumsel RA Anita Noeringhati melalui pesan Whatapps, Rabu (22/9/2021).

Sementara sekretaris DPD I Golkar Sumsel Herpanto yang dihubungi nomor ponselnya 08xxxxx tidak aktif.

Sedangkan sejumlah pengurus DPD II Golkar yang ada di Sumsel mengaku prihatin terkait, adanya penetasan tersangka untuk kasus kedua kepada seiornya tersebut.

"Jelas kami saat ini sedang berduka, dan sekarang yang berhak komentar ketua harian ibu Anita, dan kami tidak boleh berusaha, melainkan satu pintu," tandasnya.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan 3 tersangka baru untuk dugaan korupsi pembangunan masjid Sriwijaya Jakabaring Palembang.

"Peran tersangka AN adalah Gubernur Sumsel yang bertanggung jawab atas keputusan dana hibah. Kemudian MM adalah bendahara yayasan masjid dan tersangka LPLT adalah mantan kepala BPKAD yang bertanggung jawab atas pencairan," ujar Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, Rabu (22/9/2021). 

Ketiganya terlibat dalam perkara pembangunan Masjid Sriwijaya dengan menggunakan dana hibah melalui yayasan wakaf masjid Sriwijaya pada tahun 2015 dan 2017.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved