Breaking News:

Alex Tersangka Masjid Sriwijaya

Alex Noerdin Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Ini Duduk Perkara Kasus dan Aliran Uang

Selain Alex Noerdin, mantan Bendahara Umum Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Muddai Madang juga ditetapkan tersangka oleh kejaksaan.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin kini ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya di Palembang. Pembangunan masjid yang rencananya akan menjadi terbesar di Asia Tenggara mangkrak.

Selain Alex Noerdin, mantan Bendahara Umum Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Muddai Madang juga ditetapkan tersangka oleh kejaksaan.

Laonma Pasindak Lumban Tobing, mantan Kepala BPKAD Sumsel yang kini masih menjalani penahanan atas kasus korupsi dana hibah Provinsi Sumsel 2013 juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembangunan masjid sriwijaya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Sumsel telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp130 miliar.

Mereka adalah Eddy Hermanto, mantan ketua pembangunan Masjid Sriwijaya dan Dwi Kridayani, Kuasa KSO PT Brantas Abi Praya-PT Yodya Karya.

Syarifudin Selaku Ketua Divisi Pelaksanaan Lelang, dan Yudi Arminto Selaku KSO PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya.

Mukti Sulaiman Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel periode 2014-2016 dan Ahmad Nasuhi yang saat ditetapkan tersangka, menjabat Kadinsos Muba.

Empat orang telah menjadi terdakwa setelah menjalani sidang perdana, Selasa (27/7/2021).

"Benar bahwa AN dan MM yang ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan masjid sriwijaya," ujar Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman, Rabu (22/9/2021).

"Intinya dalam pengajuan dana hibah dari Pemprov Sumsel untuk pembangunan masjid sriwijaya tidak sesuai prosedur," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved