Breaking News:

Pertolongan Pertama Keseleo, Dikompres Air Dingin atau Hangat? Ini Penjelasan Dokter Ortopedi

Dokter spesialis orthopedi dr Ramadhan Ananditia Putra menjelaskan pertolongan pertama Keseleo yang dialami dan Langkah mengkompres dengan air dingin

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Tribunsumsel.com
Pertolongan Pertama Keseleo, Dikompres Air Dingin atau Hangat? Ini Penjelasan Dokter Ortopedi 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Masih tingginya kasus kecelakaan di kota metropolitan seperti di kota Palembang tentu menjadi catatan layanan penanganan orthopedi di rumah sakit.

Dokter spesialis orthopedi, traumatology dan ahli ilmu faal olahraga RSUD Siti Fatimah dr Ramadhan Ananditia Putra, Spotifycares., M.KK., AIFO-K mengatakan angka kecelakaan yang masih tinggi mengakibatkan pelayanan di rumah sakit terkait cidera ringan dan berat juga cukup banyak.

"Cidera olahraga seperti sepedaan yang saat ini tengah banyak digandrungi juga banyak juga mengalami resiko cideranya," ujarnya dalam acara Sumsel Virtual Fest " Cidera Olahraga dan Trauma", Selasa (21/9/2021).

Kata dia, selama menangani pasien juga dalam penanganan ada yang masuk dalam gawat darurat dan juga ada di rawat jalan.

"Rawat jalan pasien datang nyeri lutut misal. Lagi sering lari sakit lutut bisa macam penyebab kita cari tahu dulu," ujarnya.

Kata dia, cidera olahraga bsa terjadi dari ujung kepala sampai ujung kaki. Mulai dari kepala terbentur, keseleo dan lain sebagainya.

"Contoh naik sepeda itu banyak dialami cidera leher, kaki itu banyak dialami karena saat posisi bersepeda bahu tegak lurus setelah selesai terkadang nyeri atau pergelangan tangan nyeri atau siku dan juga pinggang," kata dia.

Oleh Karena itu saat bersepeda juga harus mengetahui atau memilih jenis sepeda yang cocok.

"Karena kan banyak ada yang tinggi, ada yang pendek itu juga mempengaruhi maka pilih yang sesuai dengan keadaan  kondisi dan kemampuan anda," ungkap dia.

dr Ramadhan menjelaskan pertolongan pertama keseleo ada beberapa hal yang dilakukan yakni  istirahat,  kedua dikompres dengan air dingin, dibalut dan elevasi atau posisi cidera diletakkan agak tinggi agar posisi aliran darah kembali baik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved