Breaking News:

Berita Palembang

BPJamsostek Palembang Bidik Kepesertaan Sektor UMKM

BPJamsostek Palembang melihat potensi sekitar 60 ribuan orang di sektor UMKM yang dapat ditarik menjadi peserta aktif di Kota Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Palembang Ibkar Saloma menyampaikan potensi sekitar 60 ribuan orang di sektor UMKM yang dapat ditarik menjadi peserta aktif sektor informal. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau dikenal BPJamsostek membidik kepesertaan dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dimasa pandemi ini.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Palembang Ibkar Saloma mengatakan, pihaknya mencatat terdapat potensi sekitar 60 ribuan orang di sektor UMKM yang dapat ditarik menjadi peserta aktif sektor informal.

"Ini kesempatan kami mensosialisasikan manfaat jaminan sosial yang sangat besar, dimana bukan hanya mendukung keberkangsungan usaha tapi memberikan jaminan kepada keluarga pekerja dari kehilangan penghasilan orang tuanya," kata Ibkar disela- sela jelang pembukaan Sumsel Marketing di Palembang Indah Mall, Selasa (21/9/2021).

Menurut Ibkar, bagi pelaku UMKM yang jadi peserta Jamsostek, selain keluarga pekerja  mendapat santunan kecelakaan kerja yang bisa dikanjutkan untuk usaha, terdapat juga santunan beasiswa kepada anak- anak pekerja hingga tingkat perguruan tinggu.

"Jadi program yang ada di BPJamsostek merupakan program terbaik dari  Pemerintah yang diberikan untuk rakyatnya, dan seluruh kementrian mendukung program itu, karena program ini, kami jadi satu- satunya badan yang diminta bantuan data untuk jaminan sosial," capnya seraya  untuk menggapai UMKM tidak mudah karena masih awam sehingga diperlukan sosialisasi.

Ditambahkannya, saat ini ada sekitar 6.800 peserta pemberi kerja yang terdaftar, sedangkan di UMKM sendiri ada sekitar 5.324 sektor mikro kecil, khususnya di kota Palembang sendiri belum semua masuk.

"Padahal di Palembang sendiri sebenarnya ada 60 ribuan pekerja UMKM. Jadi, potensinya banyak sekali karena kurang informasi saja selama ini, kalau mereka tahu pasti ikut, apalagi dimasa pandemi saat ini resiko sosial ekonominya bisa dialihkan ke kami (BPJamsostek), sehingga jangan takut berusaha. Seperti perbankan sendiri mengeluarkan KUR sebenarnya takut menerima pelaku UMKM karena tidak akan berlanjutnya usaha, tetapi dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, bisa dijaga dari resiko sosial ekonominya," papar Ibkar.

Mengenai progres penamabahan kepesertaan dari sektor ini, meski belum target dari tahun lalu untuk pemberi kerja yang daftar, pihaknya memahaminnya karena dimasa pandemi saat ini. Namun pihaknya optimis nanti capaian target yang ada tercapai.

"Nanti kita putar video berulang agar informasi didapat dan bisa mendaftar langsung. Mengingat dievent ini ada 100 UMKM yang sudah siap mendaftar ke kami. Target penambahan dari pemberi kerja memang 1.441 masih banyak dan barun sekitar 50 persen, jadi semua pihak harus ikut bekerjasama," tukasnya.

Baca juga: 4 Masalah yang Ditimbulkan Karena Kebiasaaan Merokok di Dalam Mobil

Sementara Ketua panitia Sumsel Marketing dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel Faizal menyatakan, kegiatan yang akan diikuti sekitar UMKM di Main Atrium Palembang Indah Mall tersebut berlangsung dari 22 September hingga 3 Oktober mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved