Breaking News:

Berita Muara Enim

Muara Enim Kejar KLA Nindya, Bentuk Sekolah Ramah Anak

Usai Mendapat Predikat KLA Madya, Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Nindya.

SRIPOKU/ARDANI
Asisten II H Riswandar SH MH membuka kegiatan Pelatihan Sekolah Ramah Anak (SRA) Kabupaten Muara Enim Tahun 2021 di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM,--Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Nindya.

Diantaranya dengan membentuk sekolah yang ramah anak guna mendukung sistem dan strategi pemenuhan anak di Kabupaten Muara Enim. 

"Tahun ini, kita bersyukur langsung melompat mendapat predikat KLA Madya. Kedepan, kita tergetkan mendapat KLA Nindya," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muara Enim Vivi Maryani dalam pembukaan kegiatan Pelatihan Sekolah Ramah Anak (SRA) Kabupaten Muara Enim Tahun 2021 di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin (20/9/2021).

Menurut Vivi maksud dan tujuan kegiatan pelatihan pengembangan sekolah ramah anak tahun 2021 adalah untuk memberikan panduan pemahaman kepada penyelenggara Pendidikan tentang pembentukan dan pengembangan,

Serta langkah-langkah yang dijadikan sebagai acuan pemantauan dan evaluasi sekolah ramah anak dalam rangka pemenuhan hak dan perlindungan anak di mana pengembangan sekolah ramah anak merupakan salah satu tolak ukur dalam evaluasi KLA Kabupaten Muara Enim. 

Pada tahun ini, lanjut Vivi, Kabupaten Muara Enim berhasil langsung mendapat predikat KLA Madya tidak lagi melalui KLA Pratama.

Atas keberhasilan tersebut, memacunya kedepan ditargetkan naik kelas untuk meraih KLA Nindya dan akhirnya KLA Utama.

Adapun persyaratan untuk KLA Nindya, salah satunya 75 persen sekolah, Puskesmas, dan desa harus sudah layak anak.

Untuk itu,  sebanyak 50 sekolah dari tingkat TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs ikut pelatihan tersebut sehingga nantinya bisa menjadikan sekolahnya menjadi sekolah layak anak.

Dan kedepan, Ia berharap nanti setelah pelatihan ini bisa dilaksanakan sendiri oleh yang terkait sehingga akan banyak lagi sekolah yang layak anak sampai minimal 75 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved