Breaking News:

Berita Prabumulih

Kapolres Prabumulih Ingatkan Anggota Polri Tidak Terlibat LGBT

LGBT adalah kasus yang unik yang tersebar di seluruh Indonesia dan pihaknya menyampaikan imbauan untuk kepolisian agar mewaspadai dan tidak terlibat.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH mengingatkan dan mengimbau seluruh jajaran agar tidak terlibat jaringan LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH mengingatkan dan mengimbau seluruh jajaran agar tidak terlibat jaringan LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender).

Hal itu disampaikan orang nomor satu di kota Prabumulih itu lantaran berdasarkan informasi kaum LGBT sedang marak.

"Kami imbau seluruh anggota Polres Prabumulih agar mewaspadai fenomena tersebut dan tidak ikut-ikutan terlibat jaringan LGBT," katanya kepada wartawan.

Kapolres mengaku, LGBT adalah kasus yang unik yang tersebar di seluruh Indonesia dan pihaknya menyampaikan imbauan untuk kepolisian agar mewaspadai sehingga tidak terlibat.

"Kita tidak mau saja anggota kita terlibat prostitusi ataupun jaringan LGBT karena kita tidak tahu, inikan sifat manusia," ungkap Siswandi.

Jika ada anggota Polres Prabumulih yang terlibat, kata Siswandi, pihaknya akan memberikan sanksi disiplin sesuai aturan yang berlaku dimana apabila melakukan pelanggaran berat dapat disanksi PTDH (pemberhentian dengan tidak hormat) alias dipecat.

"Jangan sampai nanti ditemukan, tentu akan kita proses, ya sama juga dengan pelanggaran narkoba juga ya nanti dipecat," kata pria dengan dua melati di pundaknya itu.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tersebut mengaku untuk langkah antisipasi agar personilnya tidak terlibat LGBT pihaknya terus melakukan pembinaan rohani dan mental bagi anggota kepolisian di Polres Prabumulih.

"Berbagai upaya-upaya sudah kami lakukan, kami juga memaksimalkan posisi konselor dari perwira, sebagai bapak asuh ataupun mentor untuk memberikan penilaian terhadap personil dibawahnya," lanjutnya.

Selain itu, Siswandi mengaku pihaknya juga rutin melakukan kegiatan meningkatkan iman dan takwa di mesjid polres prabumulih dengan cara setiap hari membaca Al Quran.

"Pengajian sampai dua mingu proses bisa khatam. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini menjauhi kita dari perbuatan terlarang," tuturnya.

Baca juga: Walikota Prabumulih Prihatin Alex Noerdin Ditahan Kejagung, Ridho: Pak Alex itu Idola Kita

Ditanya ada tidak anggota Polres Prabumulih yang terlibat LGBT, secara tegas Siswandi mengatakan tidak ada namun pihaknya hanya melakukan langkah antisipasi.

"Kalau untuk Polres Prabumulih belum ada, cuma kita mewaspadai saja," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved