Breaking News:

Berita Kriminal

Tangis Mantan Pramugari Dianiaya Suami Gegara Pinjol : Saya Sudah Bersujud Tapi Tetap Ditampar

Seorang istri yang merupakan mantan pramugari jadi korban KDRT suaminya yang merupakan seorang ASN

Editor: Weni Wahyuny
Shutterstock
Ilustrasi KDRT - Seorang mantan pramugadi jadi korban KDRT oleh suaminya yang merupakan seorang ASN di Medan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan pramugari jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peristiwa ini terjadi di Medan, Sumatera Utara.

Sang istri inisial CLK dianiaya suami gegara melakukan pinjaman online (pinjol).

Ia mengaku sudah meminta maaf, bahkan sudah bersujud, namun masih mendapatkan kekerasan dari sang suami inisial HAB.

Kini kasus penganiayaan itu berbuntut panjang.

Kasus yang membelit pria yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Negara (BPN) Sumut sudah naik ke meja persidangan.

Dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra 4 PN Medan tersebut, saksi korban CLK menangis terisak-isak saat memberikan keterangan.

Saat bersaksi di hadapan majelis hakim Abdul Kadir, CLK mengaku kesalahannya karena melakukan pinjol, namun ia menyebut itu dilakukan untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya.

"Memang salah, aku pinjam online (pinjol) tanpa sepengetahuan suami namun itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ucap CLK sembari menangis, Kamis (16/9/2021) malam.

Kejadian penganiayaan itu, kata CLK,terjadi pada Senin 17 Mei 2021 lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved