Breaking News:

Berita Palembang

Gegara Pinjam Charger Hp, Seorang Paman di Palembang Aniaya Keponakan, Ancam Bunuh Pakai Pedang

Karena korban menjatuhkan charger yang hendak ia pinjam, Sakti langsung memukul korban berulang kali bahkan ingin melukai korban dengan senjata tajam.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Sakti, tersangka pelaku penganiayaan keponakan saat diamankan di Mapolsek Plaju, Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Muhammad Ali Iman Sakti (29) warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Perguruan Kelurahan Plaju Ulu, Palembang, harus berurusan dengan Polsek Plaju. Hanya disebabkan hal sepele ia nekat menganiaya Miftahul Jannah (18)  yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

Sakti seperti gelap mata, hanya karena korban menjatuhkan charger yang hendak ia pinjam, Sakti langsung memukul korban berulang kali bahkan sempat ingin melukai korban dengan senjata tajam.

Kejadian bermula saat pelaku masuk ke kamar korban sekitar pukul 00:00 WIB hendak meminjam charger handphone.

Namun korban melarang dan memintanya memakai charger handphone yang lain.

Karena merasa tidak senang pelaku tiba-tiba memukul kepala dan bahu korban berulang-ulang.

Kapolsek Plaju Iptu Novel Siswandi mengatakan, tak sampai disitu, pelaku bahkan mengancam korban dan hendak membacok korban menggunakan sebilah pedang

"Sesudah memukul korban, pelaku merasa tak puas ia mengambil sajam bergagang kayu di atas kulkas. Sambil mengancam mau membunuh korban, " kata Iptu Novel saat menghadirkan tersangka di Mapolsek Plaju, Sabtu (18/9/2021).

Keributan tersebut segera dihentikan, karena dua orang saksi Dini dan Emi langsung memisahkan keduanya.

Meski begitu korban sudah mengalami sejumlah benjol dan lebam di bagian tubuhnya. Dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Plaju.

"Kepala korban benjol, dan bahu kirinya lebam. Atas kejadian ini korban juga mengalami trauma, " katanya.

Baca juga: Empat Kawanan Pencuri Sawit di Pemulutan Dibekuk Polisi, Satu Tersangka Anak Buah Bos Sawit

Karena perbuatannya, Sakti dijerat pasal 351 KUHP dan pasal 335 ayat 1 dengan ancaman pidana 6 tahun kurungan penjara.

Sementara pelaku yang ditangkap di Polsek Plaju menyebutkan jika ia hanya emosi sesaat karena kesal dengan korban.

"Saya yang mau pinjam tapi chargernya dilempar, saya kesal. Saya bilang 'kau ni dak sopan nian' (kamu ini tidak sopan), " ujarnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved