Hari Santri Nasional 2021

Link dan Cara Pasang Twibbon Hari Santri Nasional 2021 di Twibbonize, Jadikan Foto Profil Bagikan

Cara pasang twibbon Hari Santri Nasional 2021 sangat mudah. Bisa langsung pakai HP tanpa harus download aplikasi. Anda bisa menggunakan Twibbonize

Editor: Wawan Perdana
Twibbonize/ Info Kartanu/ NU Kota Bekasi
Cara pasang twibbon Hari Santri Nasional 2021 sangat mudah. Bisa langsung pakai HP tanpa harus download aplikasi. Anda bisa menggunakan template yang tersedia di Twibbonize.com. 

6. Pilih foto yang ingin kamu jadikan twibbon.

7. Geser foto hingga sesuai dengan yang kamu inginkan.

8. Klik ‘Crop’, tunggu proses cropping selesai.

9. Jika telah selesai, klik ‘Download’.

10. Foto twibbon kamu otomatis tersimpan di perangkat, dan siap untuk dibagikan ke seluruh akun media sosialmu.

Logo dan Tema

Hari Santri Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Oktober 2021. Tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Logo Hari Santri Nasional 2021 adalah air jernih yang menetes.

Di bawah logo itu terdapat tulisan Hari Santri 2021. Kemudian di bawahnya lagi terdapat tagline tiga kata yakni Bertumbuh, Berdaya, dan Berkarya.

Air diartikan sebagai lambang kesejukan dan kesegaran sehingga menjadi insipirasi sekaligus kekuatan bagi kehidupan.

“Air adalah sumber kehidupan. Logo ini menegaskan, santri dan pesantren terus memberi kesejukan dan kesegaran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara melalui mainstreaming Islam rahmatan lil alamin. Santri dan pesantren juga terbukti menjadi kekuatan besar bagi negara, mulai dari resolusi jihad sampai saat ini,” tegas Ketua RMI PBNU KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) dikuti dari nu.or.id.

Tagline ini menggambarkan karakteristik dan nilai pesantren yang terus bertumbuh sejak 1.400 Masehi, pesantren bediri dan terus bertumbuh secara kualitas dan kuantitatif. Artinya bertumbuh mempengaruhi sejarah peradaban.

Pesantren juga berdaya secara nilai, tradisi, tata kelola, politik dan ekonomi. Sebab pesantren memiliki tugas untuk memberdayakan masyarakat lingkungan pesantren hingga pada akhirnya memberdayakan negara Republik Indonesia.

Pesantren dan para santri pun terus berkarya seperti lahirnya sebuah kitab-kitab baru yang dikarang komunitas pesantren, para kiai dan santri. Namun, karya itu perlu dimaknai lebih luas lagi. Santri perlu didorong untuk berkarya di bidang ekonomi, teknologi, dan tidak ada batas untuk santri berkarya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved