Breaking News:

Hindari Konflik, Perusahaan dan Warga Sepakat Sama-sama Tak Panen Sawit di Lahan Sengketa

Sengketa lahan perkebunan sawit antara masyarakat Desa Bina Karya dan PT London Sumatera (Lonsum) Riam Indah Estate tak kunjung selesai. 

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Masyarakat Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) turun ke kebun sawit memprotes PT Lonsum yang memaksa panen di lahan bersengketa belum lama ini. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sengketa lahan perkebunan sawit antara masyarakat Desa Bina Karya dan PT London Sumatera (Lonsum) Riam Indah Estate tak kunjung selesai. 

Belum lama ini sempat terjadi ketegangan antara masyarakat Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dengan PT Lonsum.

Masyarakat merasa tidak senang bila PT Lonsum memaksa panen buah sawit di lahan yang masih sengketa. 

Mengingat Bupati Musi Rawas Utara telah mengeluarkan surat tentang penghentian kegiatan panen di areal Hutan Produksi (HP) Lakitan Utara yang bersengketa. 

Surat tertanggal 12 Juli 2021 tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama bahwa lahan itu dinyatakan status quo sampai ada penyelesaian terhadap sengketa tersebut. 

"Masyarakat dan perusahaan sepakat untuk sama-sama tidak panen sampai masalah ini selesai," kata Kepala Desa Bina Karya, Dumiyati kepada Tribunsumsel.com, Jumat (17/9/2021). 

Dia mengatakan bila perusahaan atau masyarakat melakukan panen di lahan bersengketa tersebut, artinya melanggar kesepakatan yang ada. 

Menurut dia, siapa pun tidak boleh memanen sawit di lahan itu sebelum ada penyelesaian antara masyarakat Desa Bina Karya dan PT Lonsum. 

"Status quo yang ditetapkan oleh pak bupati itu sudah benar, untuk menghindari konflik antara masyarakat dan perusahaan," kata Dumiyati. 

Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni menyatakan penetapan status quo terhadap lahan yang bersengketa itu dilandasi beberapa faktor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved