Breaking News:

KUA-PPAS APBD Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2021 Disepakati Pemkab dan DPRD Ogan Ilir

Berlangsung penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir tahun 2021.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Prawira Maulana
DPRD OGAN ILIR
Bupati Panca Wijaya Akbar dan Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto menandatangani nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir tahun 2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Melalui rapat paripurna DPRD Ogan Ilir (OI), berlangsung penandatanganan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Ogan Ilir tahun 2021.

Rapat paripurna penandatangan KUA-PPAS, dipimpin oleh Ketua DPRD OI Suharto, didampingi para Wakil Ketua DPRD beserta segenap anggota DPRD OI dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Bupati OI, Panca Wijaya Akbar dalam sambutannya, memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD OI
telah sepakat dan menandatangi nota KUA-PPAS tahun 2021.

“Kita patut optimis apa yang sudah kita sepakati akan segera direalisasikan sesuai tahapan, diharapkan melalui KUA-PPAS tahun 2021 segala potensi pendapatan dan belanja daerah yang bersifat prioritas dapat dicapai,” kata Panca para rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Kamis (16/9/2021). 

Bupati Panca juga menjelaskan, terkait tidak tercapainya PAD, maka akan ada anggaran yang akan dipotong atau direcofusing, kecuali untuk Dinkes OI menjadi skala prioritas.

“Kami tentu sangat optimis dan apa yang sudah disepakati hari ini dapat segera ditindaklanjuti dalam proses dan tahapan berikutnya. Karena melalui KUA-PPAS tahun 2021 yang disepakati hari ini, segala potensi pendapatan dan belanja-belanja yang bersifat prioritas itu wajib diperhitungkan," kata Panca. 

Ketika diwawancarai oleh awak media seusai rapat KUA PPAS tersebut, Bupati Panca mengungkapkan bahwa terkait tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) maka banyak anggaran yang akan dipotong dan direcofusing. 

Namun untuk Dinkes tidak ada pemotongan tersebut dan Nakes tentu tidak bisa dikesampingkan. 

“Sebagian dari pembangunan infrastruktur lah yang nantinya ada pemotongan dalam hal pengerjaannya," ujarnya.

Panca melanjutkan, mengenai PAD ini menjadi keseriusan bagi saya terkait pendapatan-pendapatan yang masuk melalui Bapenda. 

"Kemarin sudah saya tugaskan dinas terkait untuk memverifikasi ulang pajak-pajak, dimulai dari sejak OI berdiri hingga kini agar pajak tersebut lebih tepat," ucap Panca. 

Pada kesemua sama, Ketua DPRD OI Suharto juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Ogan Ilir dalam hal ini Bupati Panca Wijaya Akbar. 

"Tentunya kesepakatan ini agar pendapatan daerah ini dialokasikan secara tepat dan efisien untuk pembangunan daerah Ogan Ilir ini," kata Suharto. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved