Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Indonesia Diminta Ambil Tindakan Tegas Usai China Terus Ganggu Aktivitas di Natuna

Pemerintah Indonesia Diminta Ambil Tindakan Tegas Usai China Terus Ganggu Aktivitas di Natuna

Editor: Slamet Teguh
Tribun Batam/Humas Bakamla
ILUSTRASI - Satu kapal asing berbendera China rusak di perairan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (23/8/2020). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - China nampaknya kembali berulah di perairan Indonesia.

Hal itu tak lepas adanya banyak kapal berbendera China berada di perairan Natura Utara.

Kejadian itu diutarakan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Mereka menemukan banyak kapal berbendera China berada di perairan Natuna Utara dan kerap mengganggu aktivitas pertambangan kapal milik Kementerian ESDM.

Sekertaris Utama Bakamla RI, Laksda S. Iriawan memaparkan hal itu dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI, Senin (13/9/2021).

Laksda Iriawan meminta bantuan kepada DPR untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

Menanggapi kondisi ini, Center for Indonesian Domestic and Foreign Policy Studies (CENTRIS) mendesak pemerintah segera mengambil tindakan tegas, mengingat kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah berulang.

"Ini jelas bentuk pengingkaran atas kedaulatan Indonesia karena bukan kali pertama China mengobok-obok wilayah kita," kata peneliti CENTRIS, AB Solissa dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021).

"Pemerintah harus segera melakukan tindakan tegas, misalnya membekukan kerjasama bilateral dengan mereka sampai masalah ini selesai," lanjut AB Solissa.

Baca juga: Melihat Kekayaan AKP Stepanus Robin, Mantan Penyidik KPK yang Didakwa Terima Suap Rp 11 Miliar

Baca juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Disebut Bermasalah, BPK Temukan Potensi Kecurangan Rp 2,94 Triliun

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved