Breaking News:

Berita Palembang

Persembunyian Diketahui Tim Kejagung, Oknum Mantan Kepala SD di Palembang Ditangkap

ND (56) oknum mantan kepala SD 79 Palembang yang sempat buron selama hampir satu tahun berhasil ditangkap Tim Tabur Kejagung

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
ND (56) oknum mantan kepala SD 79 Palembang yang sempat buron selama hampir satu tahun, berhasil ditangkap Tim Tabur Kejagung bersama Tim Kejati Sumsel dan Kejari Palembang, Selasa (14/9/2021) malam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Seorang perempuan berinisial ND (56) yang sudah buron selama hampir satu tahun berhasil ditangkap Tim Tabur Kejagung bersama Tim Kejati Sumsel dan Kejari Palembang, Selasa (14/9/2021) malam.

ND buron setelah diduga melakukan penyelewengan dana BOS saat menjabat Kepala SDN 79 Palembang.

Perempuan paruh baya itu di tempat persembunyiannya di Perumahan Bukit Indah Residen, Pangkalan Balai, Banyuasin-Sumatera Selatan.

Petugas kemudian membawa ND ke Kejari Palembang dengan didampingi kuasa hukumnya.

Dengan menutupi wajah menggunakan kain yang dikenakannya, ND berjalan cepat seraya menghindari awak media di Gedung Kejari Palembang.

Kasi Intel Kejari Palembang, Budi Mulia SH MH didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Palembang, Boby H Sirait mengatakan, ND diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Bos SD N 79 Palembang, tahun anggaran 2019.

"Tindakan itu menyebabkan kerugian negara sebesar Rp.450 juta," ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, ND terancam dijerat dengan pasal 2 atau pasal 3 Jo pasal 18 undang-undang tindak pidana korupsi.

"Selanjutnya pada yang bersangkutan akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Wanita Palembang," ujar Budi.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh oleh Kejari Palembang, dana Bos SDN 79 Kota Palembang bersumber dari APBN Triwulan II dan III, sebesar Rp 560.640 juta. 

Sedangkan dana Bos APBD Triwulan II sebesar Rp 40.440 juta, tahun anggaran 2019. 

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu sebelum menjabat Plh SDN 79, ND Sempat menjadi Kepala sekolah SDN 114 Palembang.

Namun ia dilaporkan oleh beberapa wali murid dan guru kepada Komisi IV DPRD Kota Palembang.

Baca juga: Pasca Viral, Oknum Honorer Disdukcapil Palembang Terlibat Keributan dengan Ketua RT Minta Maaf

Tindakan itu dilakukan lantaran ND diduga meminta uang Rp.500 ribu pada wali murid yang anaknya lulus di SDN 114 Palembang.

Dengan modus Kepsek menelpon wali murid satu persatu untuk melunasi uang tersebut dengan alasan uang seragam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved