Breaking News:

Berita Empat Lawang

Oktober Berpotensi Puncak Hujan di Empat Lawang, Lokasi Rawan Banjir Diminta Waspada

Kabupaten Empat Lawang pada bulan Oktober berpotensi mengalami puncak hujan, dan curah hujan akan cukup besar dan tinggi.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Tampak pinggiran Sungai Musi di Desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Selasa (14/09/2021). 

TRIBUNSUMEL.COM, EMPAT LAWANG - Kabupaten Empat Lawang pada bulan Oktober berpotensi mengalami puncak hujan, dan curah hujan akan cukup besar dan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang di sela-sela kegiatan Pelatihan Pembentukan Desa Tangguh Bencana Kabupaten Empat Lawang di Desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi.

Desa Batu Raja Baru sendiri desa yang masuk kategori paling rawan terhadap bencana banjir karena desa ini secara geografis terletak di pinngir aliran sungai musi.

Dari pantauan langsung di pinggir Sungai Musi di Desa Batu Raja Baru tampak air yang mengalir di sungai dominan warna cokelat pekat karena memang sejak Senin (13/9/2021) kemarin siang hingga malam Kecamatan Tebing Tinggi mayoritas dilanda hujan.

"Sengaja kita datang kesini untul memantau langsung keadaan karena berdasarkan data kami Desa Batu Raja Baru merupakan desa paling rentan banjir di Kabupaten Empat Lawang," kata Syahrial Podril, Ketua BPBD Kabupaten Empat Lawang, Selasa (14/9/2021).

Adapun banjir yang biasanya terjadi di Desa Batu Raja Baru merupakan banjir luapan karena memang topografinya lebih rendah dibandingkan dengan desa-desa yang ada di hulunya.

"Kita harus tetap waspada bahkan bukan hanya di sini Kecamatan Paiker (Pasemah Air Keruh) juga termasuk daerah yang rawan akan banjir," Katanya.

Ia juga menambahkan terlebih saat ini musim kemarau telah lewat dan kemungkinan terhitung dari bulan september hingga akhir tahun akan didominasi oleh hujan.

"Walaupun musin kemarau sudah lewat sehatinya tahun ini kota tidak merasakannya karena memang cuaca saat ini tidak menentu, terlebih lagi BMKG berasumsi pada bulan oktober akan terjadi kenaikan curah hujan," Jelasnya.

Baca juga: Asal Muasal Morge Siwe yang Berarti Marga Sembilan di Kabupaten OKI

Sementara itu Pj Kepala Desa Batu Raja Baru, Masagus Tramidzi mengatakan memang sebelumebelum adanya normalisasi di Sungai, sering terjadi banjir di desanya hingga mecapai atas pinggang.

"Sebelum ada normalisasi, air Sungai Musi bisa meluap hingga sampai ke jalan raya tapi sekarang telah berkurang hanya sampai betis saja," Katanya.

Ia berharap akan ada tanggul penahan air di spenajang aliran Sungai Musi yang ada di Desa Batu Raja Baru karena kekuatan penahan airnya lebih baik.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved