Breaking News:

Berita Palembang

2 Kali Melanggar Prokes, Pemilik Cafe RD Segera Jalani Sidang Tipiring, Terancam Denda Rp 15 Juta

Penyidik Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang segera memanggil dan memeriksa pemilik dan pengelola Cafe RD karena dua kali melanggar Prokes.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi menjelaskan segera memanggil pemilik Cafe RD. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penyidik Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang segera memanggil dan memeriksa pemilik dan pengelola Cafe RD yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar.

Pemeriksaan dilakukan terkait razia beberapa hari yang menemukan kerumunan dan puluhan pengunjung positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine.

Sebelumnya Cafe RD terjaring razia yang digelar tim gabungan Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang, POM TNI AD, dan Sat Brimob Polda Sumsel pada Minggu 12 September lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan dilakukan proses penyidikan dan pemeriksaan intensif, penyidik menerapkan pasal 8 ayat 2 Jo Pasal 4 ayat 1 yang tercantum di dalam Perwali Nomor 27 Tahun 2020.

"Setelah lakukan razia gabungan pada Minggu 12 September lalu, pemilik maupun pengelola Cafe RD kita panggil dan kita periksa," ujar Kompol Tri Wahyudi, Selasa (14/9/2021).

Selain menyita alat musik dan minuman keras, pemilik dan pengelola Cafe RD ini terancam denda Rp 15 juta dan juga sanksi administratif.

"Setelah kita periksa dan diambil keterangan, kita akan terapkan Pasal 8 ayat 2 Jo Pasal 4 ayat 1 Perwali No 27 Tahun 2020, dengan ancaman denda Rp 15 juta dan sanksi administratif berupa pencabutan izin," tegasnya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Pelajar di Lubuklinggau Baru 2.000 Orang, Pelaksanaan Hanya Akhir Pekan

Sejumlah peralatan musik dari Cafe RD pun turut disita polisi. Sembari melengkapi berkas, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satuan Pol PP Kota Palembang.

"Ini sudah yang kedua kalinya bagi Cafe RD. Kami masih mempersiapkan berkas dan koordinasi dengan Satpol-PP untuk melaksanakan sidang tipiring. Kalau tak ada halangan, sidang tipiring akan berlangsung hari Kamis nanti, " jelasnya.

Kompol Tri menambahkan, sementara ini barang sitaan dari cCfe RD masih diamankan hingga pelaksanaan sidang tipiring selesai.

Kemudian barang-barang tersebut dikembalikan lagi.

"Barang-barang sudah kami serahkan ke persidangan, baru diserahkan kembali ke pemiliknya karena dia harus jalani sidang terlebih dulu, " tutupnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved