Breaking News:

Walikota Prabumulih Minta Kepala Sekolah Jangan Hanya Penuhi Esselon Tapi Punya Target

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya meminta para kepala sekolah hendaknya memiliki target capaian saat menjabat

Penulis: Edison | Editor: Prawira Maulana
edison
Sebanyak 43 guru mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah di asrama diklat komplek Disnaker Pemkot Prabumulih, Senin (13/9/2021). 

- Meski Belum Kantongi Sertifikat, Sejumlah Kepsek Baru Ikut Diklat

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sebanyak 43 guru SD dan SMP di kota Prabumulih mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Prabumulih, Senin (13/9/2021).

Kegiatan dihadiri langsung Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dan Plh Sekretaris BPSDMS Pemprov Sumsel, Iman Subarno SPd MM dan para pengawas dari Pemprov Sumsel.

Pada kesempatan itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya meminta para kepala sekolah hendaknya memiliki target capaian saat menjabat dan tidak hanya menduduki jabatan untuk gaya-gayaan.

"Jadi kepala sekolah itu tidak hanya sekedar menjabat saja, hanya untuk memenuhi eselon tapi harus memiliki target sehingga apa yang dipimpin berhasil, bukan untuk gaya saja," ungkap Ridho.

Ridho berpesan kepada 43 guru tingkat SD dan SMP yang mengikuti Diklat untuk memiliki data ketika menjabat kepala sekolah sehingga bisa merealisasikan capaian-capaian.

"Harus ada data misal masalah BTA (Baca Tulis Alquran) berapa persen, kondisi bangunan sekolah bagaimana, jumlah anak berapa dan lainnya. Kalau tidak punya data bagaimana mau bekerja, berat jadi kepala sekolah itu karena kita jadi panutan dan contoh," katanya.

Pada kesempatan itu Ridho sempat heran lantaran dari beberapa peserta diklat calon kepala sekolah (CKS) telah menduduki jabatan kepala sekolah padahal sesuai aturan tidak boleh menjadi kepala sekolah jika belum mengantongi sertifikat diklat.

"Kenapa ini sudah jadi kepala sekolah masih ikut diklat, apa saya turunkan dulu jabatannya. Kita harus menegakkan aturan jangan sampai kita buat aturan kita yang melanggar," bebernya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved