Breaking News:

Berita Banyuasin

Update Penganiayaan Eli Sujarwo Pakai Senapan Angin di Banyuasin, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka

Update Kasus penganiayaan berat terhadap Eli Sujarwo yang dilakukan menggunakan senjata angin di Lubuk Keranji Kelurahan Saterio Banyuasin

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Polres Banyuasin
Tiga orang diduga pelaku penganiayaan Eli Sujarwo yakni EP (32), ES (23) dan DD (32) ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polres Banyuasin 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Tiga orang yang sebelumnya diamankan Satreskrim Polres Banyuasin, terkait penganiayaan berat terhadap Eli Sujarwo yang dilakukan menggunakan senjata angin di Lubuk Keranji Kelurahan Saterio Kecamatan Banyuasin III ditetapkan jadi tersangka.

Tiga orang tersebut berinisial EP (32), ES (23) dan DD (32) yang saat ini sudah diamankan di Polres Banyuasin, Senin (13/9/2021).

Menurut Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra, ketiganya sengaja melakukan penganiayaan berat hingga menyebabkan Eli Sujarwo tewas di lokasi kejadian.

"Ternyata menembak menggunakan senapan angin tetap bisa membunuh. Apalagi terkena organ yang vital di tubuh, seperti korban ini tembakan yang dilakukan ketiga tersangka ini mengenai organ vital," ujar Ikang.

Hasil visum, tembakan yang diarahkan ke korban Eli Sujarwo meski menggunakan senapan angin tetap bisa membuat korban kehabisan darah.

Karena, tembakan tersebut mengenai pembuluh darah besar korban dan bagian vital lainnya.

Karena itulah, setelah korban ditembak dan dianiaya dengan cara dipukul menggunakan senapan angin membuat korban tewas. Maka dari itulah, menurut Ikang pihaknya menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini.

"Untuk pemilik motor, hanya kami jadikan saksi. Karena, saat kejadian si pemilik motor ini sama sekali tidak melakukan penganiyaan sama sekali. Sehingga, pemilik motor kami pulangkan dan hanya berstatus saksi," kata Ikang.

Ikang juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan bila tertangkap warga.

Terlebih, melakukan penganiyaan berat hingga pelaku kriminal sampai tewas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved