Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Transaksi Narkoba di Hutan, Tiga Orang di Indralaya Tak Menyangka Ditangkap Polisi

"Ketiganya merupakan pengguna dan pengedar sabu," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo melalui Kasat Resnarkoba AKP Zon Prama, Senin (13/9/2021). 

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Tiga tersangka pengguna dan pengedar sabu yang ditangkap saat transaksi di sebuah tempat jauh dari pemukiman di Indralaya saat diinterogasi oleh petugas di Mapolres Ogan Ilir 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Setelah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah orang yang diamankan dalam penggerebekan kasus narkoba di Indralaya, Ogan Ilir, polisi menetapkan tiga orang tersangka. 

Ketiga tersangka berinisial AR (40 tahun), AY (29 tahun) dan AT (19 tahun) diamankan pada penggerebekan di sebuah tempat jauh dari pemukiman warga di Indralaya, pada Kamis (9/9/2021) lalu. 

"Ketiganya merupakan pengguna dan pengedar sabu," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kasat Resnarkoba AKP Zon Prama, Senin (13/9/2021). 

Dari tangan ketiganya, polisi mengamankan barang bukti berupa 12 paket kecil sabu yang dibungkus plastik klip bening dengan berat kotor lebih dari 4 gram. 

Selain sabu, barang bukti lainnya juga diamankan diantaranya satu unit timbangan digital, tiga buah pirek dan sebuah bong atau alat hisap sabu. 

"Ada korek api juga, lalu handphone diduga untuk transaksi narkoba," jelas Zon. 

Ada pula sepucuk senpira dengan sebutir peluru, serta dua bilah pisau juga diamankan petugas. 

"Kami masih melakukan pendalaman hasil penggerebekan ini. Karena ada juga peralatan judi seperti empat buah dadu dan beberapa kotak kartu remi," ungkap Zon.

"Diduga di lokasi penggerebekan tersebut sering dilakukan perjudian juga," imbuhnya. 

Zon menambahkan, lokasi transaksi narkoba di sebuah rumah panggung kayu itu letaknya jauh dari rumah warga dan hanya bisa diakses melalui hutan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved