Breaking News:

Berita Nasional

Kader PDIP di Tasik Laporkan Penyebar Hoaks Megawati Meninggal Dunia : Sesuai Arahan Pusat

Sejak Kamis lalu, beredar pesan berantai yang menyebut Presiden ke-5 Indonesia, Megawati sakit lalu meninggl dunia

Editor: Siemen Martin
Ist
Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sejak Kamis lalu, beredar pesan berantai yang menyebut Presiden ke-5 Indonesia, Megawati sakit lalu meninggl dunia.

Adanya kabar hoaks tersebut memicu para kader banteng moncong putih ini melaporkan penyebar hoaks.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, membuat laporan polisi.

Laporan itu terkait hoaks di media sosial yang menyebutkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sakit keras dan meninggal dunia.

Sesuai arahan pengurus partai di Provinsi Jawa Barat dan pusat, seluruh pengurus partai daerah kabupaten/kota membuat laporan ke polres setempat. 

Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya Muslim menyebutkan, kabar bohong di medsos itu sangat merugikan partai dan bersifat politis.

Dalam dua hari terakhir, menurut Muslim, banyak masyarakat, simpatisan dan kader, yang bertanya-tanya tentang kondisi Megawati.

"Saya tegaskan kepada semua masyarakat khususnya di Kota Tasikmalaya bahwa informasi Ibu Megawati sakit dan meninggal itu bohong dan hoaks. Saat ini, Ibu Mega kondisinya sehat walafiat dan tak sakit apapun. Saya harap semua masyarakat jangan percaya dengan informasi hoaks tersebut," ujar Muslim kepada Kompas.com usai membuat laporan di Polresta Tasikmalaya, Senin (13/9/2021).

Menurut Muslim, pelaporan resmi disertai bukti-bukti berupa akun media sosial.

Pihaknya sangat mengapresiasi Kepolisian, karena laporannya langsung ditindaklanjuti untuk menyelidiki siapa dalang di balik menyebarnya informasi bohong tersebut.

"Kita sudah serahkan berbagai tayangan akun di medsos Tiktok, Facebook, Twitter dan lain-lain yang menyebarkan informasi hoaks Ibu Ketum Megawatai sakit keras dan meninggal dunia. Itu semua bohong dan sangat merugikan partai kami," kata Muslim.

Muslim berharap, pelaku utama penyebaran informasi hoaks ini dapat cepat ditangkap dan terungkap tujuan utamanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved