Breaking News:

Berita Palembang

ABG Putri di Muara Enim Dipergoki Sekamar dengan Dua Pria di Hotel, Ini Kata Psikolog

Psikolog Renny Permata Ria menilai kesalahan remaja/kaum millenial dalam memandang pergaulan menjadi awal mula kasus-kasus penyimpangan terjadi.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Istimewa
Psikolog RS. Siloam Sriwijaya Palembang dan anggota Himpunan Psikologi Seluruh Indonesia (HIMPSI) wilayah Sumsel, Renny Permataria 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang remaja putri di Muara Enim dipergoki polisi sekamar dengan dua pria di kamar hotel.

Penyimpangan remaja ini melibatkan DL (16) warga Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, dengan RD (16) dan RN(15). 

Renny Permata Ria Psikolog Rumah Sakit Siloam Sriwijaya menilai kesalahan remaja/kaum millenial dalam memandang pergaulan menjadi awal mula kasus-kasus penyimpangan terjadi.

"Belum lagi pengaruh medsos yang dipelajari. Di usia mereka itu, keingintahuannya besar. Dalam hal ini, kesalahan terjadi pada makna pergaulan seperti apa pada pandangan anak, " kata Renny saat dibincangi lewat telepon, Minggu (12/9/2021). 

Selain itu hubungan anak dengan keluarga juga perlu diperhatikan, rasa tidak nyaman yang dirasakan anak membuatnya mencari kenyamanan tersendiri di luar rumah. 

Kalau tercipta suasana keluarga yang hangat dan orang tua mampu mendengar keluh kesah sang anak, maka kejadian tersebut bisa diminimalisir. 

Bahkan suasana tersebut harus terasa sampai ke dalam diri anak.

Pengawasan orang tua harus berjalan sampai pergaulan anak. 

"Masing-masing individu anak berbeda, meski orang tua mendidik anaknya sudah dangan sangat baik, sudah sesuai harapan. Terkadang ketika diluar rumah pergaulannya lepas kendali entah itu ajakan atau bagaimana, " tuturnya. 

Faktor lain bisa jadi ini dilakukan karena ada tekanan dan diberi iming-iming dari teman laki-lakinya. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved