Breaking News:

Kumpulan Lagu Hits

Kumpulan Lagu Hits Naif Beserta Liriknya : Benci Untuk Mencinta, Buta Hati, Jikalau, Air dan Api

Kumpulan Lagu Hits Naif Beserta Liriknya : Benci Untuk Mencinta, Buta Hati, Jikalau, Air dan Api

Penulis: Slamet Teguh Rahayu | Editor: Slamet Teguh
Instagram @naifband
Kumpulan Lagu Hits Naif Beserta Liriknya : Benci Untuk Mencinta, Buta Hati, Jikalau, Air dan Api 

TRIBUNSUMSEL.COM - Musik tak pernah lepas dari aktifitas setiap manusia.

Bicara tentang musik, tentu tak apdol nampaknya jika tak menyebut nama Naif.

Sejumlah lagu Naif selalu menghiasi dunia musik Indonesia.

Lagu-lagunya selalu menjadi hits di Indonesia.

Berikut Tribunsumsel.com rangkum lagu Naif yang hits di Indonesia.

1. Benci Untuk Mencinta

Oh betapa ku saat ini
Ku benci untuk mencinta
Mencintaimu
Oh betapa ku saat ini
Ku cinta untuk membenci
Membencimu
Aku tak tahu apa yg terjadi
Antara aku dan kau
Yg ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu
Aku tak tahu apa yg terjadi
Antara aku dan kau
Yg ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

2. Buta Hati

Buta hatiku oleh keindahanmu
Hanya ada dirimu di dalam hatiku, di dalam hidupku
Tidakkah kau tahu ku sangat mencintaimu
Namun kau tak pernah merasa seperti yang ku rasakan kepadamu
Selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
Selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
Dan akhirnya ku tahu kau tak mencintaiku
Tidakkah kau tahu ku sangat mencintaimu
Namun kau tak pernah merasa seperti yang ku rasakan kepadamu
Selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
Selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
Dan akhirnya ku tahu kau tak mencintaiku
Selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
Selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
Selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
Dan selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
Dan akhirnya ku tahu kau tak mencintaiku
Ku sadar ku masih sangat mencintaimu

3. Jikalau

Jikalau telah datang waktu yang dinanti
'Ku pasti bahagiakan dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu
Berilah daku waktu 'tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu, 'ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu
'Ku pasti akan datang untukmu
Untaian kata-kata yang kuucapkan untukmu
Tak seindah kata cinta yang dia berikan padamu
Namun kau selalu ada di hatiku
Berilah daku waktu 'tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu, 'ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu
'Ku pasti akan datang untukmu
Oh, jikalau telah datang waktu yang dinanti
'Ku pasti bahagiakan dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu
'Ku pasti akan datang untukmu
Kuharap dikau sabar 'tuk menunggu

4. Cinta Untuknya

Setelah sekian lama kita hidup bersama
Menjadi sebuah kisah yang hampa
Bagaimana jadinya andai semua ku buka
Berdosakah aku bila ternyata
Ku tak pernah bisa cinta padanya
Andai ku mencari cinta
Untuk ku persembahkan padanya
Kan ku berikan semua yang ada
Dimanakah kan ku cari cinta
Yang seharusnya jadi miliknya
Berdosalah aku bila
Ku tak pernah punya cinta untuknya
Bagaimana jadinya andai semua ku buka
Berdosakah aku bila ternyata
Ku tak pernaha bisa cinta padanya
Andai kau mencari cinta
Untuk ku persembahkan padanya
Kan ku berikan semua yang ada
Dimanakah kan ku cari cinta
Yang seharusnya jadi miliknya
Berdosalah aku bila
Berdosalah aku bila
Ku tak pernah punya cinta untuknya

5. Air dan Api

Apa mauku? Apa maumu?
Selalu saja menjadi
Satu masalah yang tak kunjung henti
Bukan maksudku, bukan maksudmu
Untuk selalu
Meributkan hal yang itu-itu saja
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan air dan api
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan air dan api
Apa mauku? Apa maumu?
Selalu saja menjadi
Satu masalah yang tak kunjung henti
Bukan maksudku, bukan maksudmu
Untuk selalu
Meributkan hal yang itu-itu saja
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan air dan api

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved