Breaking News:

Tewas Dimassa

Akhirnya Polres Banyuasin Beberkan Kronologi Tewasnya Eli Sujarwo, Terakhir Dipukul Senapan Angin

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra menjelaskan, kejadian Eli Sujarwo yang tewas

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Prawira Maulana
IST
Warga yang berkerumun di dekat pria yang tewas di massa karena diduga melakukan pencurian motor. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Tewasnya pria yang diketahui bernama Eli Sujarwo warga Dusun Lubuk Keranji Kecamatan Banyuasin  III Kabupaten Banyuasin, saat ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra menjelaskan, kejadian Eli Sujarwo yang tewas di massa dari kronologis dari hasil oleh tempat kejadian perkara Kamis (9/9/2021) sekira pukul 19.00 WIB, di depan teras rumah EW yang di Desa Lubuk Keranji Kelurahan Seterio  Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin pencurian  sepeda motor Honda Supra X tanpa nopol milik EW.

"Tahu motornya hilang, EW memberitahukan kejadian ini  ke keluarganya serta warga sekitar. Sehingga,  EW bersama keluarganya dan warga sekitar mencari keberadaan sepeda motor yang hilang. Namun sampai pukul 07.00 WIB Jumat (10/9/2021)  sepeda motor tidak ditemukan. Karena tidak ketemu, mereka memutuskan pulang," kata Ikang, Sabtu (11/9/2021).

Jumat (10/9/2021) 12.00 WIB, EW mendapat informasi dari DNA yang disampaikan JN.  Sepeda motor yang hilang berada di dalam kebun karet di Desa Lubuk Keranji Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Mengetahui itu, EW dan keluarganya yakni EK, ES, ESD, EN dibantu teman mereka yakni DD, MKS, YTO, dan DDT menuju ke kebun karet tempat diletakkannya motor.

Saat sampai di kebun karet, mereka berpencar mencari sepeda motor  milik EW yang hilang. Dari pencarian, DD menemukan sepeda motor yang hilang. Berhasil menemukan motor yang hilang, EW bersama keluarga dan teman-temannya sengaja menunggu orang yang mencuri motor.

"Saat ditunggu, munculah korban yang berjalan mendekati sepeda motor tersebut. Lalu DD menegur korban, namun korban mencoba melawan dengan mengacungkan sebilah parang ke arah DD. Melihat hal tersebut EK yang berada di dekat DD, langsung menembak korban satu kali," jelas Ikang. 

Saat itu, datang juga ES dan langsung mengambil senapan angin dari tangan EK. ES langsung menembak korban sebanyak dua  kali. Meski tertembak, korban kabur. Tetapi orang-orang yang ada di lokasi penemuan motor langsung mengejar korban dan sambil meneriaki maling.

Sampai di tengah dusun Lubuk Keranji, korban diadang massa karena mendengar teriakan maling. Eli yang sudah terkepung sempat diamankan. Setelah diamankan warga, datang ES yang langsung memukul korban menggunakan senapan angin.

"Saat dipukul menggunakan senapan angin itulah, korban  tergeletak dengan kondisi tidak bernapas lagi. Dari situ, kami yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Ikang.  
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved