Breaking News:

Berita Palembang

Polrestabes Palembang Gagalkan Penyelundupan 91 Ribu Benur Lobster Senilai Rp 14 Miliar

Polrestabes Palembang kembali menggagalkan penyelundupan benih lobster dikirim dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira saat menampilkan barang bukti benih lobster yang akan diselundupkan ke Jambi, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polrestabes Palembang kembali menggagalkan penyelundupan benih lobster dikirim dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat menuju Jambi sebanyak 18 boks yang masing-masing box berisi 26 kantong benih lobster.

Jenis lobster diselundupkan adalah lobster mutiara dan lobster pasir dengan total mencapai 91.456 ekor benih lobster.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira didampingi Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi mengatakan, satu orang tersangka yang berperan sebagai kurir Aziz Septiansyah warga Lampung Tengah.

"Jumat dinihari tadi sekitar pukul 00:30 WIB tersangka kita amankan saat berada di Jalan Sriwijaya Raya Simpang pintu Tol Keramasan dengan membawa mobil Kijang Innova," kata Kombes Pol Irvan saat press release penangkapan tersangka penyelundupan benih lobster, Jumat (10/9/2021).

Dari tangan tersangka polisi mendapatkan 91.456 ekor benih lobster, diantaranya 83.200 ekor benih lobster pasir dan 8.256 benih lobster mutiara.

Total kerugian negara dari tindakan yang diperbuat tersangka senilai Rp 14.131.200.000.

"Selain mengamankan benih lobster, kami juga mengamankan satu unit mobil milik tersangka mobil Kijang Innova dengan plat BG 1628 AN. Mobil tersangka sudah dimodifikasi, dan kursinya dibuang supaya bisa menampung benih lobster sebanyak mungkin, " tuturnya.

Pasal yang dilanggar oleh tersangka adalah Pasal 92 Jo Pasal 26 Ayat (1) UU RI Nomor 45 tahun 2009 Tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman pidana penjara paling lama delapan tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

"Kami akan terus dalami kasus ini untuk mengungkap dalangnya siapa. Polrestabes Palembang juga koordinasi dengan Polrestabes Jambi untuk mencari tahu pemesannya siapa, dan apakah ada tujuan akhir setelah Jambi, " tegas Irvan.

Baca juga: Kesal Diancam Mau Disantet , 9 Pemuda di Palembang Lakukan Pengeroyokan

Sementara tersangka Aziz dari pengakuannya ia sudah menyelundupkan benih lobster sebanyak empat kali. Tujuan pengiriman benih lobster yang didatangkan dari Sukabumi ini adalah Provinsi Jambi dan Sungai Lilin, Sumsel.

"Paling banyak ke Jambi, Sumsel jadi perlintasan saja, " singkatnya

Pria yang diketahui telah berkeluarga ini, sehari-hari bekerja sebagai supir dan diupah Rp 1 juta sekali mengantar.

Ia disewakan mobil Kijang Innova oleh temannya tersebut

"Yang suruh teman saya akrab sudah lama kenal. Dia yang nyewa mobil, saya cuma pakai untuk mengantar. Setau saya itu bibit udang. Tidak tahu kalau itu benih lobster yang dilarang," jelasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved