Breaking News:

Berita PALI

Kesal Motor Digadaikan, Warga PALI Adang dan Tikam Temannya Hingga Tiga Tusukan

Kusman alias Betet (440 wargab PALI melakukan penganiayaan terhadap temannya, sehingga mengalami luka tikaman senjata tajam (Sajam) ditubuhnya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Polsek Penukal Abab
Kusman alias Betet warga Dusun II Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat diamankan di Mapolsek Penukal Abab Polres PALI 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Kesal lantaran motor kesayangannya digadaikan, Kusman alias Betet (44 Tahun) warga Dusun II Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan penganiayaan terhadap temannya, sehingga mengalami luka tikaman senjata tajam (Sajam) ditubuhnya.

Kronologi kejadian diketahui, pada hari Selasa (1/6/2021) sekira pukul 17.00 Wib  di Jalan Desa Purun Kecamatan Penukal tepatnya depan rumah H M Togor terjadi tindak penganiayaan dilakukan saudara Kusman alias Betet terhadap korban Ashabul Kahfi (48 tahun) warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi.

Kapolres PALI AKBP Rizal AT melalui Kapolsek Penukal Abab disampaikan Kanit Reskrim Ipda Dayend mengatakan bahwa awal mula, pada saat TKP korban sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba dihadang oleh pelaku. 

Kemudian, pelaku yang emosi langsung menghujamkan Sajam jenis pisau ke bahu sebelah kanan korban, sehingga mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motor.

"Motif kejadian karena emosi permasalahan sepeda motor pelaku digadaikan oleh korban." Jelas Dayend, Jumat (10/9/2021).

Kemudian, saat korban terjatuh, pelaku menusuk korban kembali pada bagian paha sebelah kiri dan sebelah kanan korban. 

"Atas kejadian tersebut korban mengalami tiga luka tusuk dan dilarikan ke pusat kesehatan," jelasnya.

Atas laporan korban ke Polsek Penukal Abab, kemudian dilakukan penyelidikan dan didapati informasi bahwa didapati keberadaan tersangka Betet.

Saat sedang berada disalah satu bengkel yang beralamat di Desa Purun Kecamatan Penukal, Tim Srigala Pimpinan Kanit Reskrim Ipda Dayend langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Betet pada Selasa (7/9/2021).

"Motifnya pelaku mengaku sakit hati karena korban belum membayar hutang. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Penukal Abab," jelasnya.

Baca juga: Viral Kakek Lupa Jalan Pulang Bawa Emas dan Uang Rp 150 Juta di PALI, Sudah Dilarang Anak

Sementara, tersangka Betet mengaku bahwa dirinya kesal lantaran tidak ada kejelasan terkait membayar hutang.

"Kesal Pak. Tidak ada niat membayar hutang." Katanya. (SP/REIGAN)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved