Breaking News:

Cerita Petani di OKU Timur Banting Setir Jadi Pengedar Sabu, Kini Tinggalkan Dua Orang Anak

Seorang petani jagung berinisial AI beralih profesi menjadi pengedar sabu di kawasan Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Prawira Maulana
EDO PRAMADI/TRIBUNSUMSEL.COM
Seorang petani jagung berinisial AI beralih profesi menjadi pengedar sabu di kawasan Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Seorang petani jagung berinisial AI beralih profesi menjadi pengedar sabu di kawasan Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur.

Petani usia 34 tahun ini nekat banting setir jadi pengedar sabu karena tergiur untung yang diperoleh dari hasil penjualan barang haram itu.

Diketahui tersangka merupakan warga Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur.

Kini AI hanya bisa terduduk lesu di Mapolsek Martapura.

Ia harus rela meninggalkan kedua anaknya yang masih kecil akibat ulahnya, anak pertama sudah kelas enam SD sedangkan anak kedua berusia tiga tahun.

Sedangkan istrinya tidak mengetahui bahwa tersangka melakukan bisnis jual beli sabu.

Saat diwawancarai Tribun Sumsel, ia mengaku bisa mendapatkan uang Rp 2 juta lebih dalam satu kali transaksi.

Ia sudah menjadi pengedar sabu dalam waktu tiga bulan dengan tiga kali transaksi.

Dari pengembangan pihak kepolisian, diketahui bahwa tersangka AI membeli barang haram tersebut dari pria berinisial J yang saat ini masih buron.

"Saya sempat jadi pemakai selama dua bulan setelah itu tergiur jadi pengedar," ucap  tersangka saat dihadirkan dalam press realese di Mapolsek martapura, Jumat (10/9/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved