Breaking News:

Berita Palembang

Sempat Jadi Bandar Lalu Bangkrut, Dedy Diciduk Saat Transaksi Narkoba di Palembang

Dedy (46) warga Jl Mayor Zen, Lorong Rayon, Kelurahan Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang ditangkap ketika sedang bertransaksi narkoba

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/Rachmad Kurniawan
Tersangka pengedar narkoba Dedy (paling kiri) dan Afrizal saat diamankan Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang, Kamis (9/9/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satu orang pengedar narkoba di Palembang yang baru memulai kembali praktek jual beli ditangkap Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang ketika sedang bertransaksi di depan ATM KFC Demang Lebar Daun.

Pria bernama Dedy (46) warga Jl Mayor Zen, Lorong Rayon, Kelurahan Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang ditangkap ketika sedang bertransaksi narkoba dengan Afrizal (42) yang juga ikut diamankan, pada Selasa (7/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dari tangan tersangka Polisi menyita barang bukti yakni berupa narkoba jenis sabu seberat 112 gram, dua unit ponsel, dan dua sepeda motor masing-masing milik tersangka.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi, membenarkan penangkapan dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu tersebut.

Saat ditangkap dan melakukan penggeledahan, polisi mendapati narkotika jenis sabu sudah berada di dalam jaket yang dipakai Afrizal.

"Tersangka Dedy perannya menghubungkan Afrizal dengan bandar, diketahui dia juga pernah jadi Bandar dan mau merintis lagi. Dan kegiatan transaksi dia tercium oleh kami, " kata AKBP Andi, Kamis (9/9/2021).

Atas ulahnya, kedua tersangka dijerat Pasal 132 ayat (1) Jo 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Jo 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman paling lama seumur hidup dan penjara paling lama 20 tahun.

Saat ini polisi tengah mendalami kasus untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mencari pemilik sabu.

"Pemilik sabu belum tertangkap, saat diinterogasi tersangka mengaku barang tersebut milik bandar inisial A, " katanya.

Baca juga: Transaksi Ekstasi Senilai Rp 17 Juta di Palembang, Sopir Travel Asal Lampung Diringkus

Sementara itu, tersangka Dedy telah mengakui perbuatannya sebagai bandar narkoba untuk kebutuhan sehari-hari.

"Iya dulu sempat jadi bandar sabu dan bangkrut. Waktu saya ada modal ingin jadi bandar, keburu tertangkap oleh anggota, " ujarnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved