Breaking News:

Tips dan Trik Mobil

Jawaban Kenapa Mobil Segera Dicuci Setelah Diguyur Hujan Terutama di Permukaan Bodi Mobil

Namun pemilik mobil harus bisa mengenali bahaya air hujan terhadap cat mobil. Salah satu menjaga keawetan cat mobil saat musim hujan adalah rutin

Editor: Siemen Martin
Citizen Jurnalism
Ilustrasi hujan deras : Salah satu menjaga keawetan cat mobil saat musim hujan adalah rutin membersihkan permukaan bodi mobil terutama dari air hujan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Indonesia telah memasuki musim penghujan pada September ini.

Keberadaan mobil sangat penting untuk aktivitas.

Namun pemilik mobil harus bisa mengenali bahaya air hujan terhadap cat mobil.

Salah satu menjaga keawetan cat mobil saat musim hujan adalah rutin membersihkan permukaan bodi mobil terutama dari air hujan.

Air hujan pada dasarnya tidak akan merusak cat mobil dalam jangka pendek.

Apalagi setelah dipakai habis hujan langsung dicuci dan dikeringkan.

Namun jadi masalah jika air hujan selalu dibiarkan sampai mengering sendiri.

 

"Air hujan itu mengandung unsur asam dan air kotor," tegas Arief Hidayat, CEO Wealthy Group kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

"Unsur air asam ini secara perlahan akan mengikis lapisan pernis cat mobil," terusnya.

Hilangnya lapisan pernis tentu menghilangkan proteksi cat mobil terutama dari sinar matahari.

Sehingga cat mobil bisa cepat rusak jika sering terpapar sinar matahari.

"Air kotor hujan juga akan meninggalkan bercak di permukaan cat mobil," terang Arief.

avalonking.com
Ilustrasi perbandingan warna cat mobil yang bagus dan yang memudar

"Bercak dari air kotor ditambah mudahnya jamur tumbuh di lapisan cat mobil," sambungnya.

Inilah yang menyebabkan bercak water spot dari air yang sering dibiarkan mengering.

Jika sudah terlalu banyak membuat warna cat terlihat kusam, terutama cat mobil warna cerah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved