Breaking News:

Inilah Dia Begal yang Pura-Pura COD di Palembang, Satu Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi

Tim Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes berhasil menangkap satu dari dua tersangka tindak kriminal pembegalan handphone

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
RACHMAD KURNIAWAN
Pelaku begal handphone dengan modus COD, Firmansyah saat diamankan polisi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tim Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes berhasil menangkap satu dari dua tersangka tindak kriminal pembegalan handphone dengan modus Cash On Delivery (COD), Kamis (9/9/2021). 

Korban, bernama Indra (24) warga Jalan Sentosa Lorong Depok Kecamatan SU I. 

Korban saat itu hendak menjual handphone miliknya merk Oppo F11 bertemu dengan dua tersangka di Jalan KH Azhari, Kampung Kapitan Kelurahan 7 Ulu sekitar pukul 15:00 WIB pada 24 Agustus lalu. 

Tersangka Firmansyah dan Slamet Riyadi (DPO) telah menyiapkan sajam jenis pisau untuk mengancam korban. 

"Korban yang saat itu bersama temannya sekaligus saksi bertemu kedua tersangka. Saat di TKP, kedua pelaku berpura-pura mengecek handphone milik korban tersebut lalu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau, " jelas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi. 

Selanjutnya pelaku Selamat Riyadi (DPO) menodongkan pisau dan mengancam korban agar menjauh dari TKP. Jika tidak, ia akan menusuk korban dengan pisau. 

"Korban dan saksi yang merasa takut meninggalkan pelaku dan melaporkan hal ini ke Polrestabes Palembang, " katanya. 

Tersangka Selamat Riyadi menjual handphone milik korban dan dijual seharga Rp 1,7 juta. Sementara tersangka Firmansyah mendapat keuntungan dari penjualan handphone sebesar Rp 700 ribu. 

Keduanya dijerat pasal 365 KUHP dengan pidana kurungan 5 tahun penjara. Saat ini Kepolisian Polrestabes Palembang tengah melakukan pengembangan kasus untuk menangkap satu lagi tersangka. 

Meski modus pembegalan ini tidak terbilang baru ia mengimbau masyarakat lebih waspada agar tidak menjadi celaka ketika hendak bertransaksi jual beli COD.

"Memang agak sulit untuk mencurigai pelaku begal dengan modus ini, tapi kami imbau supaya masyarakat lebih waspada. Jangan sendirian saat melakukan COD, " pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved