Breaking News:

Berita Palembang

Cerita Safei Solihin, Usia 67 Tahun Hobi Paratrike, Satu Roda Patah Saat Landing

Saat launching Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI 2022 dihadirkan paramotor dan paratrike yang mengudara di Bumi Sriwijaya.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah melaunching Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI 2022, di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Kamis (9/9/2021).

Saat launching dihadirkan paramotor dan paratrike yang mengudara di Bumi Sriwijaya.

Bahkan lebih dari 10 menit, paramotor dan paratrike berputar-putar di udara, lantaran menunggu instruksi untuk turun.

Safei Solihin yang merupakan paratrike dengan usia sudah tak muda yaitu berusia 67 tahun.

"Saya suka saja dengan olahraga paratrike ini," kata Safei saat diwawancarai di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau orang melihat paratrike ini ekstrim padahal nggak juga. Hanya mereka nggak tau teknik nya saja. 

"Padahal kalau uda bisa, enak loh dan enjoy. Cuma memang kalau yang takut ketinggian nggak boleh," kata Safei yang merupakan pengusaha.

Saat akan landing Saefi sempat mengalami kesulitan lantaran angin dan kondisi pendaratan yang sempit.

Bahkan salah satu roda paratrikenya patah.

"Tadi terkendala angin yang tidak memungkinkan untuk turun dan  tempatnya juga sempit karena tertutup jadi agak susah landing," ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yudistira yang menggunakan paramotor, waktu 10 menit sebelum landing mungkin bisa landing bagus cuma memang cuaca diatas sudah tidak memungkinkan, karena anginnya unpredictable. 

"Anginnya tadi bisa diduga jadi tadi landing dipaksakan sehingga, saya tadi sempat nggak bisa berdiri. Karena memang tadi sempet berputar-putar," ungkapnya.

Baca juga: Jadwal Vaksin Covid di Palembang Hari Ini, Daftar Online di Link Ini, Kuota Terbatas

Sementara itu Yudistira yang merupakan ASN di Dinas Perkim ini memberikan tips untuk belajar paramotor yaitu belajar dasarnya sama seperti paralayang. 

"Jadi parasut dikuasai dulu, abis itu baru mesinnya dan baru aktraksi. Ketika sudah bisa baru mesin dan parasut jalan, lalu muter-muter sampai payung nggak jatuh. Setelah itu baru dicoba terbang," katanya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved