Breaking News:

Berita Palembang

Banyak Antrean Panjang Kendaraan Mengisi Pertalite dan Solar di Sumsel, Ini Penjelasan Pertamina

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel Umar Ibnu Hasan menanggapi susahnya mencari solar.

Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/AHMAD FAHROZI
Antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bukit Beton di Jalinsum Terawas Kabupaten Musi Rawas 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Belakangan masyarakat mengeluh sulit mencari pertalite dan Solar  terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Hal itu terjadi di Kota Palembang bahkan Kabupaten/ Kota Lainnya.

Kalau pun ada antreannya sangat panjang hingga mengurai ke jalan dan membuat jalan macet.

Apalagi jika mengisi BBM saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Menanggapi keluhan konsumen tersebut Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel Umar Ibnu Hasan mengatakan pertalite adalah produk komersil  yang stoknya selalu tersedia sesuai dengan permintaan. 

Bukan seperti produk subsidi bensin atau solar yang memiliki kouta dan harus disalurkan sesuai alokasi kuotanya. 

Dikatakan faktanya sulit mencari pertalite saat ini, Umar mengatakan distribusi pertalite ke SPBU tergantung dari permintaan SPBU.

"Pertamina tidak bisa mengatur dan membatasi distribusi SPBU karena SPBU bukan milik Pertamina dan itu milik swasta," katanya, Rabu (8/9/2021).

Selama Agustus Pertamina mencatat konsumsi pertalite turun sembilan persen dibanding Juli dengan realisasi 15.835 KL.

Sementara itu konsumsi Solar selama Agustus naik 4,5% dibandingkan bulan Juli dengan realisasi Agustus 13.150 KL.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved