Breaking News:

Berita Palembang

Tukang Becak Paruh Baya di Palembang Bobol Apotek, Ambil Kulkas dan Kipas, Melawan Saat Ditangkap

Roy (42) warga Jalan Sukarjo Harjo Handoyo, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak ditangkap polisi.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Roy Marten (42) tukang becak paruh baya saat dibawa ke rumah sakit usai ditangkap, Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Roy (42) warga Jalan Sukarjo Harjo Handoyo, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak ditangkap polisi.

Ia dibekuk lantaran membobol sebuah ruko sebuah apotek di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan SU I yang tak jauh dari Simpang Tugu KB.

Karena mencoba kabur saat akan ditangkap, pelaku diberi tindakan tegas oleh anggota Unit Pidum TEKAB 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Sementara aksi pembobolan dilakukan pelaku 22 Maret 2021 lalu ketika pemilik Apotek tidak berada di lokasi.

Korban Revi Herleni (26) warga Jalan Puncak Sekuning yang saat itu hendak membuka apotek sekitar pukul 10:00 WIB mendapati barang-barang miliknya sudah tidak ada di tempat.

"Ruko sudah dikunci oleh korban sejak malam. Lalu ketika datang ke apotek ia melihat kunci pintu sudah dijebol dan sejumlah barang tidak ada. Seperti kulkas dan kipas angin, " jelas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, Selasa (7/9/2021).

Dari kasus ini kerugian korban ditaksir mencapai Rp 3 juta.

Selain pelaku pencurian, polisi juga menangkap seorang penadah bernama Ali (62). Pelaku Roy juga diberi tindakan tegas karena melawan dan mencoba kabur ketika hendak ditangkap.

Baca juga: Kecanduan Judi Online, Karyawan Toko Manisan di Palembang Gelapkan Motor dan Uang Majikan

Kompol Tri menambahkan, modus pembobolan yang dilakukan pelaku yakni menggunakan gergaji besi yang dipakai untuk memotong gembok ruko.

"Dia membongkar kunci pintu ruko pakai gergaji besi. Saat ini kami masih mendalami kasus ini apakah dia ini residivis atau bukan, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved