Breaking News:

Berita Prabumulih

Kosim Cik Ming Berpeluang Jadi PAW Komisioner KPU Prabumulih

Kandidat bakal menggantikan yakni Kosim Cik Ming yang berada pada urutan ke enam hasil seleksi penerimaan Komisioner KPU Kota Prabumulih.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Ketua KPUD Prabumulih, Marjuansyah menjelaskan terkait PAW Komisioner KPU Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Pasca tersandung kasus pelanggaran kode etik, jabatan komisioner Andre Swatana akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kandidat bakal menggantikan yakni Kosim Cik Ming yang berada pada urutan ke enam hasil seleksi penerimaan Komisioner KPU Kota Prabumulih.

Kosim yang merupakan mantan kepala Dinas Perhubungan Pemkot Prabumulih tersebut berpeluang besar untuk menggantikan komisioner KPU Kota Prabumulih yang diberhentikan tersebut.

Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP mengungkapkan proses PAW sudah masuk tahap verifikasi terhadap calon pengganti yaitu Kosim Cik Ming yang berada pada urutan ke enam berdasarkan hasil tes seleksi KPU Kota Prabumulih yang lalu.

"Terakhir prosesnya sudah dilakukan verifikasi pada yang bersangkutan nomor urut 6 pak Kosim Cik Ming," ungkap Marjuansyah kepada wartawan, Senin (6/8/2021).

Marjuansyah menjelaskan,  KPU Provinsi Sumsel selaku perpanjangan tangan KPU RI telah melakukan pemanggilan terhadap Kosim Cik Ming untuk dilakukan verifikasi secara faktual.

"Kalau untuk verifikasi telah selesai, tapi kami belum mendapat informasi lebih lanjut kapan SK dikeluarkan KPU RI dan kapan dilakukan pelantikan karena tidak diatur secara detail tentang itu," katanya.

Adapun rincian apa saja yang dilakukan verifikasi, Marjuansyah mengaku yang diverifikasi yakni kelengkapan administrasi. "Mulai dari apakah beranggotakan partai politik atau tidak, keterangan kesehatan, SKCK dan administrasi lainnya," tuturnya.

Untuk diketahui, Komisioner KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana resmi diberhentikan sebagai anggota KPU Kota Prabumulih oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Pemberhentian tersebut, secara resmi dirilis humas DKPP diwebsite DKPP Republik Indonesia, Rabu (30/06/2021).

Dalam keterangan pers tersebut, dijelaskan bahwa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara pemilu dengan agenda pembacaan putusan terhadap enam perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Gedung DKPP, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/6/2021) pukul 09.30.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Prabumulih-Muaraenim Simpang Pinang, Mobil Sampai Terbalik

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis, Dr Alfitra Salamm, Anggota Majelis adalah Prof Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto, SIP MIP dan Dr Ida Budhiati, DKPP menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tetap kepada Anggota KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana, yang menjadi Teradu dalam perkara nomor 123-PKE-DKPP/III/2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved