Breaking News:

4 Pemain Argentina Biang Kerok Dihentikannya Laga Brasil vs Argentina yang Baru Berjalan 6 Menit

Empat pemain Argentina jadi biang kerok dihentikannya laga Brasil vs Argentina yang baru berjalan 6 menit pada babak pertama.

Editor: Siemen Martin
Instagram @copaamerica
Perintah pemerintah tertanggal 23 Juni melarang masuknya orang asing ke wilayah Brasil dari Inggris, India, atau Afrika Selatan, untuk mencegah penyebaran varian baru virus corona. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Empat pemain Argentina jadi biang kerok dihentikannya laga Brasil vs Argentina yang baru berjalan 6 menit pada babak pertama.

Baru berjalan 6 menit, pertandingan big match antara Brasil melawan Argentina dihentikan Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA).

Laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Conmebol tersebut dibubarkan ANVISA, Senin (6/9/2021) dini hari WIB.

Alasannya Argentina diperkuat oleh empat pemain yang bermain di Liga Inggris. Empat pemain yang dimaksud adalah (Romero, Lo Celso, Buendia, dan Emiliano Martinez)

Sedangkan di timnas Brasil tidak ada satupun pemain yang bermain di Liga Inggris yang boleh tampil dalam pertandingan tersebut.

Empat pemain Argentina yang bermain di Liga Inggris itu dinilai melanggar protokol COVID saat memasuki Brasil.

Laporan sebelum pertandingan menyebutakan, pihak berwenang Brasil telah memerintahkan pemain Argentina yang bermain di Liga Inggris untuk dideportasi karena tidak dikarantina terlebih dahulu.

Pertandingan kualifikasi Piala Dunia Brasil melawan Argentina secara sensasional dihentikan tak lama setelah kick-off pada hari Minggu ketika kontroversi mengenai protokol Covid-19 mencuat.

Di tengah adegan luar biasa di Neo Quimica Arena Sao Paulo, pertandingan antara dua raksasa sepak bola Amerika Selatan dihentikan ketika sekelompok pejabat kesehatan masyarakat Brasil masuk ke lapangan, memicu keributan yang melibatkan staf tim dan pemain.

Para pemain Argentina berjalan ke ruang ganti saat kehebohan terjadi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved