Breaking News:

Berita OKU Selatan

Kakek Cabuli Cucu Kandung di OKU Selatan, Korban Pelajar SMP Umur 13 Tahun, Jika Menolak Diancam

Seorang kakek di Kabupaten OKU Selatan berinisial S (62) diduga telah berbuat cabul terhadap cucu kandungnya yang masih berusia 13 tahun.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ALAN
Tersangka S (62) warga Kabupaten OKU Selatan, Sumsel diamankan di Unit PPA Polres OKU Selatan diduga mencabuli cucu kandungnya, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Seorang kakek di Kabupaten OKU Selatan berinisial S (62) diduga telah berbuat cabul terhadap cucu kandungnya yang masih berusia 13 tahun. Dalih pria baya ini dia sudah lama tak mendapatkan nafkah batin dari istrinya yang juga sudah berusia lanjut.

Setidaknya sudah 3 kali cucunya yang pelajar SMP ini dirudapaksa si kakek selama kurun waktu setahun terakhir.

Perbuatan tidak senonoh ini diketahui warga setelah warga curiga karena Sa kerap mendatangi cucunya seorang diri. Warga pun melakukan pengintaian hingga penggrebekan.

Pelaku setiap kali mencabuli kerap mengimingi uang Rp 5.000 untuk cucunya dan mengancam korban jika tidak menuruti pelaku.
Pelaku bisa leluasa bertindak karena memang kontrakan pelaku dan dua saudaranya tidak jauh dari rumah si kakek.

Sedangkan kedua orangnya menetap di Kota Palembang Sumsel sehingga pelaku dapat leluasa mendatangi cucunya tersebut ketika seorang diri, saat kedua cucu lainya tengah bermain ke rumah pelaku.

Setelah pencabulan itu diketahui warga, pelaku saat ini digiring ke Polsek Pulau Beringin dan diamankan di Unit PPA Polres OKU Selatan.

Di hadapan kepolisian, pria baya berkepala plontos yang mengaku tega mencabuli cucunya lantaran telah 1,5 tahun tak mendapat nafkah batin dari istrinya yang telah berusia lanjut.

Tersangka mengaku melakukan perbuatan tak senonoh terkahir kali diwaktu malam hari. Menurutnya korban saat itu tengah tiduran namun belum tertidur yang kemudian didatangi kakeknya merayu hingga memeluk cucunya.

"Dia tengah tiduran namun belum terlelap saya rayu di peluk, Baru satu kali sebab istri ada tapi sudah tua,"terang Siarham.

Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha SH, SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP Acep Yuli Sahara SH didampingi Unit PPA Polres OKU Selatan membenarkan perihal evakuasi warga dari dasar.

"Ya, dapat kami jelaskan S (62) melakukan kekerasan pe********n terhadap anak dibawah umur sebanyak 3 kali dalam setahun terakhir terhadap cucunya sendiri anak yang masih dibawah umur,"ujar AKP Acep diwawancara awak media, Jumat (4/8).

Baca juga: Irjen Pol Toni Harmanto Tiba di Mapolda Sumsel, Sertijab Digelar Tertutup,Ini Penjelasan Kabid Humas

Diungkapkan AKP Acep, rumah pelaku dan kontrakan korban yang berjarak hanya 500 meter. Pelaku menggunakan melancarkan aksinya ketika kedua saudara korban yang lain cucu pelaku lainya tengah bermain kerumahnya.

"Ketika dua saudara korban yang lain tengah bermain ke rumah kakeknya, kakeknya ini malah mengunjungi rumah korban yang sedang sendirian,"terangnya.

Pelaku dikenakan pasal 81 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukum di atas 15 Tahun kurungan penjara.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved